Berhasil Ungkap Sejumlah Kasus Saat Ops Ketupat Semeru 2021, Polres Lumajang Tuai Banyak Pujian

Foto: Konferensi pers hasil Ops Ketupat Semeru 2021 di halaman Polres Lumajang
646
ad

MEMOonline.co.id, Lumajang - Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si, memimpin konferensi pers di halaman Polres Lumajang, Selasa (18/5/2021).

Didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Lantas dan Paursubbag Humas, AKBP Eka Yekti saat itu memaparkan hasil dari Polres Lumajang dalam Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2021 yang digelar sejak 6 hingga 17 Mei kemarin.

Termasuk upaya penyekatan di jalur masuk Kabupaten Lumajang, diutarakan oleh Pamen berpangkat dua melati itu, jika pihaknya mencatat ada 21.103 sepeda motor, 14.370 mobil pribadi, 97 Bus, 8.711 mobil barang dan 141 truk diperiksa.

"Dari jumlah itu ada 1.029 sepeda motor dan 1.454 mobil pribadi serta 3 Bus juga 89 mobil barang, kami minta balik kanan kemana asalnya. Itu sebab, pengendaranya tidak menyertakan surat kelengkapan sebagaimana aturan yang diterapkan dalam upaya meminimalisir penyebaran Covid - 19," terang AKBP Eka Yekti.

Sementara dari sisi penindakan lalu - lintas, melalui satuan yang ada ( Satlantas Polres Lumajang, Kapolres mengimbuhkan jika ada 148 kendaraan. Terbagi dari 117 sepeda motor, truk besar 14, truk kecil 3, pickup 10, mobil penumpang 2 dan lain - lain ada 1.

"Dan untuk pengendara yang dilakukan tes rapide antigen ada 196 orang. Syukur, semuanya negatif, tidak terindikasi terkonfirmasi terpapar Covid - 19," imbuh Kapolres.

Serupa, angka kecelakaan lalu - lintas juga disampaikan saat itu di tahun 2021. Hasil pendataan, angka kejadian mengalami penurunan, berkisar dari 10% hingga 100%. Satu diantaranya, tercatat hingga saat ini, dari sejumlah kejadian, tidak terdapat korban jiwa, berbeda dengan tahun sebelumnya.

Diwaktu yang sama, sejumlah di Satreskrim Polres Lumajang juga dipaparkan oleh Kapolres. Sedari pembubaran Kerumunan massa Giat Battle Sound System yang sempat viral di media sosial, hingga ada 37 orang diperiksa, guna mengurai permasalahan tersebut sampai ke akarnya.

Hingga sebanyak 25 unit kendaraan terdiri dari 15 kendaraan truck, 9 kendaraan pickup dan 1 kendaraan berjenis grandong atau mesin diesel diamankan sebagai barang bukti.

"Kami juga berhasil ungkap pembuat petasan tanpa izin dari pihak terkait. Juga joki jalan tikus dengan membantu pengendara yang diduga pemudik untuk menghindari pemeriksaan Pos penyekatan di Klakah jalur penghubung Kabupaten Lumajang dengan Probolinggo," terang Kapolres.

Selebihnya Kapolres mengimbau masyarakat, untuk tetap mematuhi aturan yang ada, terlebih berkaitan dengan upaya pemangkasan Covid - 19.

"Lumajang susah zona kuning. Jika kita tetap patuh maka tentunya akan bergeser ke zona hijau," ujarnya.

Kapolres juga berterima kasih pada dukungan semua pihak yang telah berperan selama pelaksanaan Ops Ketupat Semeru 2021.

Penulis: Hermanto

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung di udara wilayah Kecamatan Klakah dan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang,...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batu terus memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (D-PUTR) terus melakukan langkah guna menunjang...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Momentum Halalbihalal Makayasa bersama insan media di Ayoka Cafe, Rabu (8/4/2026), menjadi titik awal pemaparan roadmap...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Badai dugaan jual beli kios dan los di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, dalam tahap penyelidikan Kejaksaan Negeri...

Komentar