Gempa Dahsyat di Kabupaten Malang,BPBD 7 Orang Meninggal Dunia

Foto: Beberapa bangunan yang hancur poraporanda akibat gempa yang berkekuatan 6,7
1121
ad

MEMOonline.co.id, Malang - Gempa dahsyat yang melanda Kabupaten Malang Sabtu, (10/4/21) laporan BNPB Sabtu malam ada 7 orang meninggal dunia.

Informasi terbaru, identifikasi korban gempa adalah sebagai berikut.

Pertama, Munadi, 85 warga RT 12 RW 03 Desa Wirotaman. Kedua, Imam Santoso, 30 warga RT 31 RW 06 Desa Sidorenggo, dan Hariyeh, 80, warga RT 01 RW 01 Desa Tamansari.

Tiga korban gempa ini berada di Ampelgading.  Kemudian, dua orang meninggal di perbatasan Lumajang-Malang bernama Ahmad Fadholi dan Sri Yani, warga Tempurrejo Tempursari.

Saat ini, BPBD maupun BNPB masih berada di lokasi gempa. Petugas terus memonitor lokasi bencana.

Atas kejadian ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka yang mendalam.

Karena, sejauh ini, sejumlah daerah kabupaten kota yang terdampak. Dan hingga petang ini, ada korban di Kabupaten Malang.

“Ada warga yang meninggal dunia dari Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang maupun Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang,” ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam siaran pers, Sabtu malam.

Penulis: Dahlan

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Berlian Karaoke & Bar resmi menggelar Grand Opening pada Selasa, (28/7/2026). Acara pembukaan akan berlangsung mulai...

MEMOonline.co.id. Jember- Bupati Jember Muhammad Fawait bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember turun langsung ke Desa Selodakon,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Paguyuban Pengusaha Rokok (PPR) Kabupaten Sumenep mengajak seluruh perusahaan rokok (PR) lokal memaksimalkan penyerapan...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA...

MEMOonline.co.id. Lumajang- ‎Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, mulai dari penyalahgunaan media digital, perundungan, hingga...

Komentar