Hampir Tiap Hari Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Kabupaten Sampang Berlubang

Foto : Jalan rusak di jalan raya Torjun Menuju Jrengik
1083
ad

MEMOonline.co.id, Sampang - Intensitas hujan di Kabupaten Sampang tinggi, membuat kota Bahari sering mengalami kebanjiran, Rabu (16/12/2020).

Bukan hanya banjir yang terjadi akibat curah hujan tak henti, namun jalan Provinsi maupun jalan Kabupaten banyak mengalami kerusakan.

Seperti yang terjadi di jalan Rajawali, tepatnya depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang.

Akibat lubang-lubang tersebut, tak sedikit kendaraan terkadang mengerem secara mendadak untuk menghindari kecelakaan atau tergelincir.

Bukan hanya itu, akibat intensitas hujan yang cukup tinggi juga mengakibatkan kerusakan di jalan Nasional. Seperti jalan Nasional jurusan Bangkalan menuju Sumenep.

Kerusakan jalan tersebut bervariasi, seperti aspal yang mengelupas, jalan berlubang, dan ini sangat membahayakan bagi para pengendara.

"Di Kecamatan Jrengik, Torjun dan Camplong banyak ditemukan jalan berlubang, bahkan lubang itu cukup dalam, berkisar kedalaman 5 - 10 cm," kata Wahyudin salah satu warga Sampang.

Disamping berlubang kata Wahyudin, ada juga aspal yang terkelupas.

"Pihaknya meminta kepada pihak terkait, agar secepatnya bisa memperbaiki jalan tersebut," katanya.

Dengan kerusakan jalan tersebut kata Wahyudin, dirinya merasa terganggu. Apalagi, saat hujan turun, jalan yang berlubang tak terlihat, sehingga dapat mengancam keselamatan khususnya bagi para pengendara motor.

“Kerusakan jalan tersebut, bukan semata-mata akibat diterjang banjir. Melainkan intensitas hujan yang mengguyur Sampang belakangan ini membuat sejumlah jalan mengalami kerusakan,” tandas Wahyudin.

Hal itu juga disampaikan Zamanhuri, menurutnya, jalan berlubang sepanjang jalan di Kecamatan Jrengik, Torjun banyak mengalami kerusakan.

"tadi malam saya melewati jalan tersebut banyak yang berlubang, ini membahayakan para pengendara, apalagi kalau di malam hari," katanya.

Menanggapi hal itu, Penilik Jalan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jawa Timur-Bali, Nanang Adi Purnomo mengatakan, perbaikan jalan berlubang diakuinya lantaran banyak kerusakan seiring dengan adanya genangan air yang terjadi di sejumlah titik.

“Ini kami lagi ada di Bangkalan terkait masalah jalan berlubang juga. Saran saya, sampeyan foto dan kirimkan pada kami biar segera kami laporkan ke pimpinan,” kata Nanang dihubungi via telepon selulernya.

Menurutnya, pihak kontraktor telah menurunkan personil di titik ruas jalan yang berlubang untuk dilakukan perbaikan. Ia pun berharap perbaikan dapat selesai dengan batas waktu yang telah ditargetkan.

“Perbaikan ini dimulai dari arah Bangkalan. Kami akan terus mendesak pihak kontraktor agar segera melakukan perbaikan dan bisa selesai sebelum Hari Natal nanti,” tandas Nanang. (Fathur/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

Komentar