Diduga Lakukan Penggelapan dan Penipuan 'TR' Diadukan Ke Polisi

Foto: Mahmud S.H, pengacara pelapor
1297
ad

MEMOonline.co.id, Lumajang - Sejumlah warga Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang, tergabung dalam 'Laskar Pelangi' mendatangi Mapolres Lumajang, Rabu (7/10/2020).

Didampingi kuasa hukumnya, saat itu mereka hendak melaporkan 'TR' atas dugaan penipuan dan penggelapan atas uang bonus dari tambak udang PT Bumi Subur di desa setempat.

Kata Ali Ridho, salah seorang anggota Laskar Pelangi, 'TR' yang notabenenya adalah koordinator keamanan di PT Bumi Subur, memberikan bonus yang dianggap tidak pantas. Ali Ridho mengutarakan, dari uang menurut sepengetahuannya bernilai ratusan juta, namun sampai pada pihaknya tak sampai dua puluh juta.

"Ini dari Laskar Pelangi, melaporkan 'TR' yang mana notabenenya dia adalah koordinator keamanan di PT Bumi Subur. Dan yang bersangkutan memberikan bonus yang tidak pantas kepada kami. Menurut informasi disitu jumlahnya ratusan juta, akan tetapi yang sampai kepada kami (Laskar Pelangi) tidak sampai dua puluh juta," ucapnya pada awak media.

Dipertegas benarkah 'TR' adalah sebagai koordinator keamanan di tambak udang milik PT Bumi Subur, Ali Ridho menerangkan jika sebelumnya sudah ada pertemuan, rekrutmen dan pembayarannya terbukti disitu yang membayar.

"Yang jelas, didepan mata kami dia itu adalah koordinator keamanan di PT Bumi Subur," tegasnya.

Dimomen berikutnya, tidak menutup kemungkinan kata Ali Ridho pihaknya akan melaporkan hal lain. Saat ini ia masih fokus pada masalah uang bonus dari perusahaan yang diduga ada yang tidak beres dalam realisasinya.

Masih kata Ali Ridho, bonus tersebut diberikan diluar gaji disetiap panen udang, jika tambak udang memperoleh keuntungan besar.

"TR, waktu merekrut rekan - rekan, bahwasannya kalau perusahaan untung besar masalah udangnya, itu bonusnya besar. Tapi kenapa, justru bonus yang diberikan itu lebih kecil dari gajinya. Gajinya Rp. 900 ribu, bonusnya kok cuna Rp. 500 ribu. Itu yang sampai pada teman - teman laskar pelangi," imbuhnya.

Seharusnya persentase, Ali Ridho menilai, 'TR' harus terbuka, dapatnya berapa dari perusahaan dan langsung di persentase pada sejumlah rekan - rekannya.

"Ini tidak, langsung diamplop, melalui ketua laskar pelangi dan tidak diketahui jumlahnya berapa ternyata setelah dibuka hanya Rp. 500 ribu. Resiko yang kami hadapi besar, kami jaga malam. Jika perusahaan rugi, ya bonusnya tidak ada. Nah ini kemarin, yang saya ketahui adalah tambak udang untung besar. Masalahnya udangnya sehat, tonasenya banyak," ungkap Ali Ridho.

Diwaktu yang sama, pengacara pelapor, Mahmud S.H dikonfirmasi pasca beberapa saat keluar dari ruang SPKT, mengapresiasi opsi yang diberikan oleh pihak kepolisian. Menurutnya responsif dan langsung mengambil langakah.

"Sementara aduan kami ditunda dulu, nanti yang bersangkutan langsung akan di panggil, diundang mereka untuk dilakukan mediasi setelah itu kroscek kebenaran laporan kita. Nanti yang diundang menejemen perusahaan, 'TR', kemudian pelapor dan saya dampingi. Kalau tidak besok, Jum'at. Tapi tetap undangan resmi. Kalau besok tidak bisa dipertanggung jawabkan, undangan dari bapak Kasat, langsung LP sudah," tutur Mahmud.

Ditanya nominal dan dugaan yang dilakukan oleh 'TR' sehingga berujung di polisikan, Mahmud menerangkan terkait dugaan penipuan penggelapan senilai Rp. 214 juta. (Her/red)

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

Komentar