Tak Masuk DTKS, 70 Ribu Pemegang KIS di Bangkalan Dihapus.

Foto : Nur Hasan Ketua Komisi D DPRD Bangkalan
1647
ad
MEMOonline.co.id, Bangkalan - Pemerintah terus melakukan evaluasi dan validasi data penerima bantuan kesehatan. Hasilnya, sebanyak 70 ribu lebih pemegan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dihapus karena tak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Menurut ketua komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan mengatakan hal tersebut dilakukan untuk pemutakhiran data. Sebab, hingga kini masih ada 150 ribu orang yang terdata di DTKS belum menerima KIS.

"Penerima KIS ini kan harus terdata di DTKS, jadi saat ini masih ada 150 ribu DTKS yang belum mendapat KIS. Itu yang akan dimasukkan tahun depan," jelasnya, Selasa (06/10/2020).

Meski demikian, nasib 70 ribu penerima yang dihapus dari KIS tak serta merta dibiarkan. Namun, mereka akan dicover oleh pemerintah daerah melalui Biakesmaskin.

"Namun perlu diingat, pemerintah tidak akan tinggal diam. 70 ribu ini akan dibiayai oleh daerah melalui biakesmaskin," jelasnya.

Ia mengatakan, validasi data tersebut dilakukan agar tak terjadi tumpang tindih data penerima. Selain itu, agar bantuan dari pemerintah pusat tepat sasaran sesuai dengan peraturan presiden (Perpres) nomer 64 tahun 2020.

Sementara itu, kepala dinas kesehatan Bangkalan, Sudiyo mengatakan, masih ada 481 ribu data yang akan dirampingkan. Sebab, dari data tersebut masih tercampur data DTKS dan Non DTKS yang menerima KIS.

"Masih ada 481 ribu penerima KIS yang masih terus kami evaluasi dan kami validasi," singkatnya.(Yis/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

Komentar