Heboh ! Sumur Bor Milik Warga Sumenep Nyembur Lumpur Gas 'Mirip' LapindoNgebor Air Malah

Foto: Warga saat melihat lokasi
2326
ad
MEMOonline.co.id, Sumenep - Peristiwa tak terduga terjadi di Dusun Lubulu Desa Gunung Kembar Kecamatan Manding Sumenep. Pasalnya, warga setempat dikagetkan dengan hasil pengeboran sumur yang keluar lumpur mirip gas.

Kejadian ini bermula saat Horri (45) bersama sang istri Hosniyah (35) mempekerjakan tukang untuk membuat sumur bor di halaman depan rumahnya guna kepentingan air minum dan menyiram tanaman.

Horri melalui keponakannya yang benama Mulyadi menuturkan, saat kedalaman galian mencapai 60 meter, sumber air masih kecil atau air yang keluar hanya sedikit. Alhasil, setelah rembukan dengan keluarganya, Horri menambah kedalaman pengeboran.

"Kami tambah 30 meter lagi, tiba-tiba keluar semburan air lumpur. Akhirnya dihentikan," tuturnya. Senin (5/10/20).

Kata dia, ketinggian semburan mencapai 2 meter dari atas permukaan tanah. Bahkan, semburan yang keluar dari pengeboran tersebut menjalar hingga ke atap rumah pamannya itu.

"Semburan itu baunya menyengat seperti, belerang, kami khawatir mengandung gas yang mudah terbakar," ujarnya.

Karena takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan, bersama keluarga pamannya ia menginformasikan kejadian tersebut kepada aparat desa setempat dan dilanjutkan kepada pihak Kepolisian Sektor Kecamatan (Polsek) Manding.

Kapolsek Manding Iptu Syaifudin membenarkan kejadian tersebut, kata dia, pengeboran awal berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan lalu.

Namun, pada Sabtu (3/10/20) kemarin, saat kedalaman pengeboran mencapai 90 meter, justru keluar semburan lumpur gas.

"Pengeboran sudah dihentikan, khawatir akan terjadi sesuatu pada pemilik rumah, kami juga perintahkan rumah itu agar dikosongi sementara waktu," urainya.

Menurut Iptu Syaifuddin, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui bidang energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna menangani persoalan tersebut.

"Kami langsung koordinasi dengan pihak Pemkab untuk mengetahui kandungan semburan," terangnya.

Dirinya menambahkan, saat ini di sekitar lokasi sumur sudah dipasangi garis polisi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

"Semburan air sudah dialirkan melalui pipa panjang menuju areal pembuangan di sebelah utara pemilik rumah," tandasnya. (Zai/red)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sampang- Medco Energi Pty Ltd bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) kabupaten Sampang menggelar sosialisasi kebencanaan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Warga Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Lumajang, mendokumentasi sebuah tangki ukuran 5000 liter membuang limbah di...

MEMOonline.co.id. Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

Komentar