Foto: Kepala UPT Meteorlogi Disperidag Sumenep, Asyikurrahman
Foto: Kepala UPT Meteorlogi Disperidag Sumenep, Asyikurrahman
MEMOonline.co.id, Sumenep - Proses Tera ulang yang di lakukan oleh UPT Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep Madura tak kunjung selesai.
Proses tera ulang baik di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU ) maupun di pasar itu katanya mengalami kendala.
Demikian disampaikan Kepala UPT Metrologi Disperidag Sumenep, Asyikurrahman. Jum'at (2/10/20).
Meski begitu drinya mengklaim, pelayanan tera di kabupaten Sumenep sudah mencapai 85% baik pasar maupun SPBU yang selesai dilakukan tera ulang.
" Sejauh ini ada 13 SPBU di kabupaten Sumenep yang sudah dilakukan tera ulang, sedangkan untuk pasar ada 19 Pasar yang ada di kecamatan," klaimnya.
Kata dia, di Kabupaten Sumenep total ada 26 pasar.
Artinya, masih ada 7 pasar lagi yang belum di lakukan terang ulang.
Sedangkan untuk solar packed dealer nelayan (SPDN) menurutnya hanya tinggal di kepulauan.
Ia beralasan, proses tera ulang yang di lakukan sejak bulan Juni 2020 lalu tak kunjung selesai itu karena terkendala kurangnya personil di lapangan.
"Peralatan sudah lengkap namun dari segi SDM kami masih kekurangan," kelitnya.
Leni lanjut, ia mengungkapkan, pihaknya hanya mempunyai Penera 1 orang dan pengamatnya 1 orang.
Kondisi inilah kata dia yang mengakibatkan proses tera ulang tidak bisa memaksimalkan pekrjaan di lapangan dengan waktu yang singkat.
"Selain jumlah personil, Covid -19 juga menjadi salah satu faktor penyebab tidak selesainya proses tera ulang di Sumenep, adanya Covid-19 membuat pekerjaan terhambat," pungkasnya. (Zai/red)