Pengukuhan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bekasi periode 2017-2022 oleh Wakil Bupati kabupaten Bekasi di Sahid Hotel
Pengukuhan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bekasi periode 2017-2022 oleh Wakil Bupati kabupaten Bekasi di Sahid Hotel
MEMOnline.co.id, Bekasi- Cikarang- Bertempat di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang, Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengukukuhkan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bekasi periode 2017-2022 pada Kamis (22/2/18).
FPK Kabupaten Bekasi dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bekasi Nomor130/Kep.707/ Bakesbangpol/ 2017 Tentang Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Bekasi.
Dengan Susunan Pengurus terdiri dari Dewan Pembina FPK, Pengurus, Forum Pemuka Masyarakat, sertaOrganisasi/ unsur/ komunitas kedaerahan yang ada di Kabupaten Bekasi.
Wakil Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, dalam sambutannya menyampaikan bahwa FPK secara umum menjadi wadah bagi seluruh suku dan etnis untuk bekerjasama menjaga keamanan dan ketertiban umum. Untuk menjaga agar proses pembauran kebangsaan tetap berjalan dengan baik maka kegiatan ini perlu dilaksanakan secara periodik dan berkesinambungan dalam rangka pembinaan serta evaluasi organisasi.
"Saya berharap melalui kegiatan pembinaan forum pembauran kebangsaan ini pemerintah dapat memperoleh input/ masukan demi kemajuan Kabupaten Bekasi dan semoga kegiatan ini dapat memberi energi positif bagi pelaksanaan Pilgub dan Pilkades berlangsung demokratis serta kondusif, “ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama ketua FPK Kabupaten Bekasi, Asnawi Wahyudin, mengatakan kegiatan pembinaan dan pengukuhan FPK ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari tokoh/ pengurus, suku, ras, budaya dan adat istiadat serta tokoh masyarakat. FPK bertujuan untuk menjadi wadah informasi, komunikasi, konsultasi dan kerjasama antar warga masyarakat agar pembauran kebangsaan dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat khususnya di Kabupaten Bekasi.
Acara tersebut juga dihadiri oleh mantan Bupati Bekasi Wikanda Dharma Wijaya, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Dadang Mulyadi, dan Heri Koesheri, unsur Forkompinda serta para Tokoh Masyarakat Kabupaten Bekasi. (Bam/ Diens)