Foto : Suparnadi Wasis, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sampang
Foto : Suparnadi Wasis, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sampang
MEMOonline.co.id, Sampang - Temuan Inspektorat terkait alokasi Dana Desa (DD) di Desa Baruh, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur berimbas pada Molornya pencairan BLT-DD.
Dari 180 Desa yang ada di Kabupaten Sampang, dua Desa mengalami kendala dalam proses pencairan BLT -DD, yaitu Desa Baruh dan Desa Banjar Soka.
Molornya proses pencairan itu, lantaran ada temuan dari pihak Inspektorat.
Informasi terbaru, Desa Banjar Sokah sudah bisa mencairkan BLT -DD tadi siang.
Sementara, untuk desa Baruh sendiri molor, lantaran ada pemeriksaan dari pihak Inspektorat.
Suhanto, Kabid Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, saat dihubungi lewat selulernya mengatakan, pencairan BLT-DD di Desa Baruh molor, lantaran ada temuan oleh Inspektorat berupa bangunan fisik.
Namun jenis fisik yang dimaksud kata Suhanto, dari pihak Desa yang tahu detailnya.
"Untuk pencarian BLT-DD di Desa Baruh, akan dicairkan besok," ungkapnya, selasa (23/6/2020).
Terpisah, Moh Amirudin, Plt Inspektorat Kabupaten Sampang, saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara rinci, lantaran sampai sekarang masih dalam tahap pemeriksaan.
"Ini tim sekarang ada di lokasi Desa Baruh," terangnya singkat.
Ditempat yang sama, Suparnadi Wasis, sekretaris Inspektorat Kabupaten Sampang mengatakan, sampai sekarang ini, pemeriksaan masih berjalan.
"Saya tidak bisa menginformasikan kepada wartawan, yang punya hak hanyalah Bupati," katanya.
Saya juga diatur oleh undang - undang untuk keterbukaan publik kata Suparnadi, yang bisa tahu tentang hasil penyelidikan adalah Bupati.
"Wartawan tidak boleh tahu informasi ini, yang boleh tahu hanya Bupati, karena dia adalah pimpinan saya," tandasnya. (Fathur)