Jumlah Positif Virus Corona di Kabupaten Probolinggo Menjadi 15 0rang

Foto  : dr. Anang Budi Yoelijanto Pelaksana Gugus Tugas PP Covid-19 kab. Probolinggo
949
ad

MEMOonline.co.id, Probolinggo – Upaya yang dilakukan pemerintah kabupaten probolinggo ,dalam mengantisipasi pencegahan penularan pademi Covid-19 sudah luar biasa.

Banyak Giat ditempuh pemkab ,supaya terbebas dari peyebaran Virus Corona. Langkah-langkah yang ditempuh Chek Point di 3 (Tiga) titik perbatasan yang dianggap rawan , Isolasi bahkan sampai penutupan  7(Tujuh) pasar hewan.

Semua langkah yang ditempuh pemerintah daerah , untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 ,khususnya di wilayah kabupaten probolinggo.

Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis hingga Kamis (16/4/2020) malam, untuk pasien positif Corona Virus Disease (COVID-19) sebanyak 15 orang.

Mereka berasal dari Desa Bayeman Kecamatan Tongas sebanyak 4 (empat) orang, 8 (delapan) orang dari Desa Jabungsisir Kecamatan Paiton, 2 (dua) orang dari Desa Prasi Kecamatan Gading dan 1 (satu) orang dari Desa Alaspandan Kecamatan Pakuniran.

“Saat ini semua pasien positif COVID-19 dalam kondisi sehat dan sedang melakukan isolasi di RSUD Tongas sebagai rumah sakit rujukan COVID-19 Kabupaten Probolinggo,” kata Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Anang juga mencatat bahwa Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 19 orang atau ada tambahan 2 orang dari sebelumnya yang mencapai 17 orang dengan keterangan 6 orang dalam perawatan, 8 orang sehat dan 5 orang meninggal dunia.

“Tambahan 2 orang PDP ini berasal dari Desa Mranggon Lawang Kecamatan Dringu dan Kelurahan Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan. Keduanya memang sakit dan ada keluhan sesak serta ada infeksi di paru-parunya,” jelasnya.

“Sementara kondisi PDP lain yang sedang menjalani perawatan sudah membaik dan tinggal kita menunggu hasil swab yang saat ini sudah dikirimkan ke Surabaya. Apakah sebenarnya mereka betul positif atau bukan. Kita lihat saja hasil swabnya. Kalau memang hasil swabnya negatif maka akan segera kita pulangnya,” terangnya.

Disamping itu, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 322 orang atau ada tambahan sebanyak 5 orang dari sehari sebelumnya yang mencapai 317 orang dengan keterangan 208 orang dalam pemantauan, 113 orang selesai dipantau dan 1 orang meninggal dunia.

"Mudah-mudahan jumlah ini tidak terus bertambah ,sehingga kabupaten probolinggo tetap kondusif," pungkasnya. (Agus)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di PAUD H.I. EL-FATH melalui...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna pada Jum’at (14/8/2026) dalam...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi dan ancaman kejahatan siber, Satuan Binmas (Satbinmas) bersama...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan...

Komentar