Petugas Satgas Covid -19 di Jembatan Timbang Kurang Selektif 

Foto : Posko sub 1 di Jembatan Timbang Jrengik Sampang
1715
ad

MEMOonline.co.id, Sampang - Petugas Satgas Covid -19 di sub posko 1, tepatnya di jembatan timbang, di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura,  Jawa Timur dinilai kurang selektif. 

Banyak para pemudik atau masyarakat yang melintas di area tersebut lolos dari pantauan. 

Agus, salah masyarakat yang sempat melintas di lokasi sub posko 1 di jembatan timbang mengatakan, petugas posko yang ada di Jrengik itu kurang selektif atau tebang pilih dalam memeriksa masyarakat atau pemudik yang melintas di area tersebut.

"Saya dari Surabaya, saat diperiksa di posko jembatan timbang, saya bilang dari Tambelangan, akhirnya saya disuruh jalan terus," jelas Agus. 

Padahal kata Agus,  saya ingin tahu 
seperti apa langkah yang dilakukan petugas di lapangan untuk mengantisipasi agar Kabupaten Sampang tetap di zona hijau. 

Kalau seperti itu kenyataan dilapangan, akan menjadi polemik tersendiri bagi masyarakat Sampang,  karena sampai sekarang posisi Sampang masih di zona hijau. 

"Kalau dibiarkan seperti, dampaknya kurang baik bagi masyarakat Kabupaten Sampang," jelasnya. 

Kami berharap kepada pihak pihak terkait untuk memperketat dalam pemeriksaan bagi siapa saja yang melintas di area posko itu. 

"Karena ini salah satu langkah untuk mempertahankan Sampang dari zona hijau," tandas Agus. 

Menanggapi hal itu, Asrul Sani, ketua Klaster Satgas Covid -19 Mengatakan, satgas itu tugasnya hanya menghimbau kesadaran masyarakat, mendata secara utuh agar bisa terpantau. 

"Posko itu hanya sebagian jalan,  tapi kita sudah punya peta dengan yang lain dengan bekerja sama dengan kepala Desa dan dari pihak Kecamatan," jelas Asrul, (14/4/2020).

Menurut Asrul, Kepala Desa dituntut untuk berperan aktif kepada masyarakat yang baru datang dari luar kota bahkan yang dari luar Negeri.

"Pihaknya tidak bisa memantau 100%, peran dari semua pihak yang selalu diharapkan," jelasnya. 

"Posko itu hanya salah satu upaya untuk mencegah, yang terpenting adalah kesadaran masyarakat yang selalu proaktif," tandasnya. (Fathur)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar