Pemkab Bangkalan Anggarkan Dana Rp 65,2 Milyar untuk Atasi Virus Corona

Foto: Bupati Bangkalan didampingi Kadinkes  saat jumpa pers beberapa waktu lalu.
770
ad

MEMOonline.co.id, Bangkalan - Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan gelontorkan dana 65,2 milyar untuk menangani bencana virus Corona (Covid-19). Anggaran tersebut diperoleh dari hasil pemangkasan anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Demikian disampaikan oleh Bupati Bangkalan RKH Abdul Latif Amin Imron  pada saat jumpa pers di pendopo Agung. Jum'at (10/04/20) lalu.

Ia menilai, Covid-19 menjadi masalah serius yang harus segera ditangani, oleh karena itu pemangkasan anggaran di setiap OPD menurutnya langkah efektif untuk diambil. 

"Jumlah yang dialokasikan oleh setiap OPD bervariasi, totalnya sebesar 65,2 milyar," paparnya.
 
Pria berkacamata itu menerangkan, anggaran sebesar 65,2 milyar tersebut akan dipergunakan untuk menjaga kebutuhan pangan di tengah meluasnya waba covid-19 dan meningkatkan segala fasilitas kesehatan tenaga medis.

"Mudah-mudahan anggaran dapat tersalurkan dengan baik," harapnya 

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo mengatakan, jumlah Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis sudah cukup banyak, baik itu perawat maupun dokter. 

"APD bagi dokter khusus maupun tenaga medis lainnya sudah banyak, sebab ada yang beli melalui mandiri ada juga bantuan dari relawan dan bantuan dari Provinsi, insyaallah fasilitas medis sangat cukup," urainya 

Mantan kepala Puskesmas Kecamatan Blega itu menambahkan, bagi tenaga medis juga sudah disiapkan tunjangan khusus tanpa mengurangi anggaran yang disiapkan Pemkab. 

Hal itu sesuai dengan regulasi pemerintah pusat dengan runtutan nominal yang berbeda. Pasalnya, petugas medis berada di garda terdepan dalam menangani Covid-19.

"Tidak termasuk yang 65,2 M, jadi dapat tunjangan tersediri dari pemerintah," ucap dia melalui pesan WhatsApp. Minggu (12/04/20).

Rinciannya, Dokter spesialis 15 juta perbulan, dokter umum 10 juta, sedangkan perawat ataupun bidan tunjangannya sebesar 7,5 juta. 

"Tapi tunjangan itu kami masih menunggu petunjuk teknis," pungkasnya. (Zai).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar