Tim Satgas COVID 19 DPD Partai Golkar Jawa Timur Bantu APD kepada DPD Golkar Kota Malang

Foto: Wakil wali kota malang Sofyan Edi Sujarwoko tengah,sedang menerima bantuan dari tim satgas DPD Golkar Jatim
1381
ad

MEMOonline.co.id, Malang - Ditengah minimnya alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang ada di Indonesia khususnya Kota Malang untuk merawat pasien yang tertular virus Covid-19,Tim Satgas DPD Partai Golkar dan FKPPI  pemberian bantuan APD (Alat Pelindung Diri) kepada Pemkot Malang.

Bantuan ini sangat di apresiasi oleh Wakil Wali Kota Malang yang juga Ketua DPD Golkar Kota  Malang Sofyan Edi Jarwoko.

“Semoga makin all out memenuhi harapan warga Bhumi Arema bebas dari Corona, tetap semangat ,” tutur Wawalikota Malang yang akrab disapa Bung Edi tersebut,Selasa (7/4/2020).

Seperti diketahui, aksi Tim Satgas DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Partai Golkar dan FKPPI makin all out melakukan penyemprotan ke area Wilayah Kota Malang.

Tak hanya itu, DPD I Partai Golkar Jawa Timur bakal menggerojok bantuan APD berupa Hand Sanitizer  sekaligus cairan disinfektan.

Seperti yang disampaikan ketua Tim Satgas disinfektan DPD II PG Kota Malang Rudi Nugroho bahwa dukungan DPD I PG Propinsi Jawa Timur disalurkan langsung oleh ketua DPD I PG di kantor DPD Partai Golkar Kota Malang di Jalan Panglima Sudirman.

“Acara penyerahan APD, HS, masker dari DPD PG Provinsi Jatim ke DPD PG Kota Malang akan dilanjutkan dengan distribusi ke RS dan Puskesmas yang membutuhkan,bantuan tersebut berupa APD sebanyak 300 buah, dan hand sanitizer 700 botol.

Sementara itu, dalam satu hari ini di Kota Malang telah bertambah 3 orang yang terkonfirmasi positif Covid–19.

“Sehingga pada tanggal 6 April 2020 ini jumlah yang positif sudah sebanyak 8 orang. Dengan rincian 3 sembuh, dan 5 dalam proses perawatan,” jelas Walikota Malang Sutiaji yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kota Malang.

Menurut Walikota Malang, dari 3 orang yang dinyatakan positif baru ini, 1orang merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selama ini terkontak erat dengan pasien positif, sementara 2 berikutnya belum masuk data OTG namun masuk kategori beresiko.

“Karena memang secara klinis menurut tim dokter bisa dilakukan isolasi mandiri maka ketiganya masih pada langkah dimaksud,” imbuh Ketua Satgas Covid-19 Kota Malang.

Pemerintah kota Malang akan menyiapkan segera safe house untuk melokalisir sekaligus mengobservasi secara intens bagi mereka yang sedang dalam proses isolasi mandiri.

Mencermati perkembangan yang ada, Walikota Malang menegaskan dan menghimbau kepada warga Kota Malang untuk mengurangi aktifitas di luar rumah.

“Saya sampaikan, 57 kelurahan di kota Malang semuanya ada ODP-nya. Jadi kalau mau konfirm zona merah, ya artinya semuanya zona merah, kota ini (kota Malang) zona merah. Kalau mau berpartisipasi untuk keamanan dan keselamatan kota, mari kita benar-benar lakukan social dan physical distancing,” ungkap Sutiaji.

Diharapkan tidak ada mobilitas kendaraan dan atau orang yang berlebihan di jalanan setelah ini seperti saat dirinya dan Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko melakukan sidak posko pantau, tim secara sampling menjaring 7 orang yang terdeteksi suhu tubuhnya di atas normal dan yang terjaring berasal dari daerah yang kategori zona merah. (Dahlan)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar