Tak Ingin Warganya Tertular Virus Corona, Bupati Busyro Rela Turun Langsung ke Perbatasan Malam Hari

Foto: Bupati Busyro bersama Forkopimda saat melakukan pengawasan di perbatasan
1954
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Untuk mengantisipasi masuknya Covid-19 ke Sumenep, pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura. Jawa Timur, terus melakukan upaya.

Mulai dari pemantauan Posko pemeriksaan dan pengawasan penanggulangan Covid-19 atau virus Corona terus dilakukan pemerintah yang ada di ujung pulau Madura ini.

Bahkan dalam masalah penanggulan Covid- 19 ke Sumenep, Bupati Busyro turun langsung ke  perbatasan, Sumenep-Pamekasan tepatnya di Kecamatan Pragaan, untuk memperketat pamantauan.

Sebab didaerah itu merupakan pintu masuk Transportasi darat dari Surabaya-menuju Sumenep.

Bupati Busyro bersama Forkopimka, melakukan pengawasan posko pengawasan Covid-19 pada pukul 22.00 WIB, sampai dini hari.

Hal itu dilakukan untuk mengetahui secara pasti, masyarakat dari mana saja yang masuk ke Kabupaten Sumenep. 

Sebab, wabah penyakit menular ini memang harus dilakukan pengawasan intens, terhadap masyarakat yang datang dari luar atau datang dari daerah zona merah Covid-19 ini.

“Ini bukan malam pertama kali diadakan pemantauan, tetapi ini sudah ke sekian kalinya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Dandim dan Kapolres Kabupaten Sumenep,” kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Sabtu (28/3/2020).

Namun, Bupati menyampaikan, pemantauan sebelumnya, ada belasan, bahkan puluhan bus yang masuk ke Kabupaten Sumenep, membawa penumpang dari luar kota apalagi, dari terpapar zona merah covid-19, seperti Jakarta, harus diawasi ketat untuk dilakukan pemeriksaan.

“Ini harus terpantau terus, dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan, serta meminimalisir keresahan masyarakat Sumenep dari penyebaran Virus Covd-19”, ungkapnya.

Bupati dua periode ini melanjutkan, bahwa banyak masyarakat yang dari luar Kabupaten Sumenep pulang kampung, misalnya dari Jakarta, Jogja, Surabaya, Malang dan dari kota-kota lain yang terpapar sebagai zona merah, maka dari itu perlu di dilakukan pengecekan kesehatan, untuk mendeteksi dan mengetahui siapa saja yang beresiko terjangkit Covid-19.

“Hal itu, perlu adanya pencegahan berlapis, mulai dari terminal Surabaya, sampai kepada empat Kabupaten yang ada di Madura, dan ini di apresiasi oleh Gubernur Jawa Timur, yang tersampaikan kepada seluruh Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur pada acara teleconference pada Hari Jum’at tanggal 27 Maret jam 09.00 WIB”, ujar Bupati.

Suami Nur Fitriyana ini, berharap agar masyarakat selalu menjaga kesehatan dan kebersihan serta menjaga diri dan menahan diri untuk tidak berkerumun.

“Upaya dan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mencegah penyebaran Covid-19 Sumenep bisa terlaksana dan menjadikan Kabupaten Sumenep aman dan damai dari penyebaran Covid-19,” tutupnya. (Udiens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar