Fraksi PKS Kabupaten Bekasi Rela Potong Gaji Demi Selamatkan Warga Selama Wabah Covid-19 Masih Melanda

Foto : FPKS DPRD Kabupaten Bekasi
877
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Sebanyak 10 orang anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Kabupaten Bekasi, sepakat untuk menyisihkan sebagian penghasilannya (gajinya-red) sebagai anggota DPRD untuk membantu menekan penyebaran, penularan dan percepatan penanganan wabah Covid-19 di Kabupaten Bekasi sebesar Rp.10 juta per bulan. 

"Sehingga kontribusi minimal FPKS Kabupaten Bekasi sebesar Rp.100 juta/bulan dan potongan ini berlaku sampai wabah Corona berakhir," terang Budiyanto kepada wartawan, Sabtu (28/3/2020) pagi.

Adapun potongan gaji anggota dewan tersebut akan diberikan kepada Tim Satgas Corona pimpinan Ustadz Sumarsono yang ditunjuk DPD PKS Kabupaten Bekasi.

"Ini merupakan langkah kecil yang dilakukan Fraksi PKS Kabupaten Bekasi untuk ikut andil menyelamatkan anak bangsa dari wabah yang sangat berbahaya ini," jelas Budiyanto.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi, Imam Hambali, membenarkan akan adanya pemotongan gaji anggota FPKS Kabupaten Bekasi selama menghadapi wabah Virus Corona. 

"Kami menindaklanjutinya dengan mengadakan Rapat Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bekasi secara online mulai dua hari kemarin (Kamis, 26 Maret 2020)," tutur Imam Hambali.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa FPKS akan memprioritaskan pengadaan APD bagi para tenaga kesehatan yang berjibaku dalam kegiatan pengobatan pasien. 

Imam berpendapat, para tenaga medis, dokter dan semua tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19 dan yang paling berpotensi tertular.

"Bayangkan kalau mereka semua sakit. Siapa yang akan menangani atau merawat pasien?" tanyanya.

Imam yang juga menjabat Sekretaris Umum DPD PKS Kabupaten Bekasi tersebut menghimbau agar seluruh kader PKS Kabupaten Bekasi menggalakkan budaya hidup bersih, melakukan kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19 secara mandiri dengan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah ibadah, membagikan masker dan membiasakan cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta masyarakat luas untuk tetap di rumah.

"Bantuan yang sedikit ini, mudah-mudahan bermanfaat dan kita berharap ini jangan dianggap langkah pamer dari PKS. Kami ini hanya memberi contoh langsung dan berharap semua pihak, semua anak bangsa bahu-membahu berbuat sebisa yang dilakukan untuk menyelamatkan anak bangsa ini dari Virus Corona," singkatnya. (Don/Bam/Diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar