Foto, Agus Mulyadi, Plt Kadis Kesehatan Sampang
Foto, Agus Mulyadi, Plt Kadis Kesehatan Sampang
MEMOonline.co.id, Sampang - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya untuk memberantas stunting. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur setiadaknya stunting menyabar di 12 Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Sampang, Madura.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Agus Mulyadi mengatakan, stunting di Kabupaten Sampang menyebar di 10 desa, diantaranya Desa Banyumas, Gunung Maddah, Gunung Kesan, Karang Anyar, Tapaan, Penyanggaan, Jrengik, Mandangin, Tanah Merah.
"Ke Sepuluh Desa itu masuk Desa Stunting yang perlu ada perhatian khusus dari pemerintah Kabupaten Sampang," katanya.
Stunting merupakan sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya.
Penyebab utama Stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak berusia dua tahun.
untuk menjaga perkembangan masa depan masyarakat kata Agus, kedepan akan memperhatikan pertumbuhan masyarakat sejak kondisi kehamilan. Salah satunya pemberian asupan gizi bagi pemuda.
Sebab kata dia, asupan gizi bagi para remaja Putri itu sangat diperlukan, karena hampir 64% remaja mengalami Anemia (kekurangan darah), bagaimana mungkin seorang ibu yang kekurangan darah bisa menghasilkan produk yang baik.
"Hampir 65% remaja mengalami Anemia, sehingga peran pemerintah melalui Dinas Kesehatan turun tangan untuk mengatasi ini," tegasnya.
Untuk diketahui, Kabupaten Sampang masuk pada kategori daerah yang mendapatkan perhatian khusus dari Dinas Provinsi Jawa Timur. Sebab, Sampang masuk 12 daerah stunting di Jawa Timur. (Fathur/Junaidi).