Dispenduk Capil Pamekasan Himbau Warga Segera Rekam e-KTP

foto: ilustrasi himbauan rekam e- KTP
1394
ad

MEMO online, Pamekasan – Sampai saat ini, ribuan warga yang ada di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, belum melakukan perekaman Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).

Hal itu diketahui, berdasarkan data yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) setempat.

Kepala Dispendukcapil Pamekasan, Herman Kusnadi menyampaikan, tercatat sebanyak 11 ribu warga yang belum melakukan perekaman e-KTP, jumlah tersebut didominasi warga yang tinggal di wilayah pantura, seperti Kecamatan Pasean, Batumarmar, Waru dan Kecamatan Pegantenan.

“Sekitar 11 ribu warga belum rekam E-KTP, tapi itupun sudah berjalan sampai sekarang, ya sudah mulai berkurang dari 11 ribu. Paling banyak daerah pantura,” Paparnya.

Herman menambahkan, secara umum di 13 kecamatan di Pamekasan dipastikan ada warga yang belum melakukan perekaman kartu kependudukan tersebut, tetapi pihaknya menghimbau agar warga segera melakukan perekaman e-KTP supaya tidak tergesa-gesa apabila dibutuhkan.

“Terserah mereka melakukan perekamam data e-KTP atau tidak, kami tidak bisa memaksa, tetapi lebih baik melakukan perekaman karena dokumen kependudukan sangat penting,” pungkasnya. (Hendra/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar