Foto: Ilustrasi kantor KPK
Foto: Ilustrasi kantor KPK
MEMOonline.co.id, Pamekasan - Beredarnya informasi mengenai adanya Tim Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) di lingkungan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Senin (12/11/2018).
Info yang bersumber dari internal Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan. Kabarnya, datangnya KPK itu mengintip persoalan pembahasan finalisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan tahun 2019.
Bahkan, besar kemungkinan KPK tidak hanya mengintip persoalan itu, melainkan mengintip maraknya pemberitaan dugaan penyelewengan program Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).
Selain itu, maraknya tudingan LSM terkait carut-marutnya beberapa proyek yang tidak sesuai dengan spek dan RAB dari berbagai instansi. Juga beredar adanya fee proyek yang tembus hingga 35%.
"KPK sudah ada di sini, mereka mengawasi pembahasan finalisasi APBD 2019," beber salah satu sumber yang enggan disebut namanya itu, seperti dilansir di koranmadura.com.
Nampaknya, dalam pemberitaan itu tidak hanya KPK saja, melainkan aparat penegak hukum yang lain juga sudah berada di Kota Gerbang Salam.
"Tidak hanya KPK, penegak hukum lainnya juga mulai mengawasi pasca pembahasan finalisasi APBD 2019 yang ditunda kemarin," paparnya. (Faisol)