Foto: Tamu undangan pemberian santunan pada anak yatim dan kaum dhuafa
Foto: Tamu undangan pemberian santunan pada anak yatim dan kaum dhuafa
MEMOonline.co.id, Lumajang – Sudah menjadi agenda rutin bagi Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Barokatul Qodiri, dalam setiap tahunnya, memberikan santunan bagi anak yatim dan duafa, yang ada di daerahnya.
Tahun ini, pemberian santunan oleh lembaga swasta yang berlokasi di Dusun Rowotambing, Desa Tanjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa timur, pada hari Sabtu (22/09/2018) sekitar pukul 08.00 wib.
Sedangkan pada acara pemberian santunan tahunan yang sudah digelar sejak tahun 2015 itu, dihadiri oleh tokoh masyarakat,wali murid, kepala desa, camat, kemendag, polsek Randuagung dan juga koramil setempat.
"Dalam kegiatan pemberian santunan yang kita gelar kali ini, ada 35 anak yatim dan dhuafa yang kita beri santunan. Dan setiap anak yatim serta dhuafa, masing-masing menerima Rp.570,000,- dari kita. Sedangkan jumlah dana kegiatan yang terkumpul sekitar Rp.12.600,000,- sementara dana dari kotak spontanitas Rp. 8.335000,- ,” kata Hamid Eko Effendi, Ketua panitia kegiatan pemberian santunan, Senin (24/9/2018).
Dan kegiatan tersebut sudah mendapat respon positif dari masyarakat. Sebab, sesuai sabda Nabi Muhammad Saw.yang bunyinya ‘apabila hambaku menyayangi anak yatim, sama juga menyangi kami’.
Dan perilaku Nabi Muhammad Saw itulah yang dijadikan panutan, dan dijadikan prioritas umat islam setiap bulan Muharam atau tahun baru Islam.
Sementara sumbangan/bantuan dari luar desa, berupa 70 ayam jago, satu kwintal beras dari masyarakat Rowotambing, 500 kue kotak, dari ibu Elok Saikotul Hikmah dari Sumber Baru Jember, 500 tusuk sampul dari bapak Sabar Subur asal Randuagung, 60 sofenir dan uang 1 juta.dari pengusaha properti saudara Yoya Ayu asal Surabaya.
"Mudah-mudahan pada tahun berikutnya kegiatan ini bisa lebih meriah dan ada perhatian dari pemerintah,” pungkasnya. (Febri/diens)