Operasi SAR KM Mutiara Sentosa 2 Berlanjut, Kapolresta Sumenep: 227 Korban Ditemukan dan 39 Masih Dicari

Foto: Kapolresta Sumenep, Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu dan KM Mutiara Sentosa 2
620
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Proses evakuasi korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih terus berlangsung.

Hingga Senin (3/8/2026), tim SAR gabungan telah mengevakuasi ratusan korban melalui Pelabuhan Kalianget, Sumenep, dan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Sementara itu, puluhan penumpang lainnya masih dalam proses pencarian.

Sebanyak sembilan korban selamat tiba di Pelabuhan Kalianget sekitar pukul 00.00 WIB menggunakan KN SAR Permadi 249 milik Basarnas Jawa Timur.

Setibanya di pelabuhan, para korban langsung mendapatkan penanganan dari petugas gabungan yang terdiri atas Basarnas, TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah.

Dari sembilan korban tersebut, empat orang langsung dirujuk ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget untuk menjalani perawatan medis.

Sementara lima korban lainnya diberangkatkan ke Surabaya guna memperoleh penanganan lanjutan.

Kapolresta Sumenep, Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, menegaskan seluruh personel dikerahkan untuk mengawal proses evakuasi sekaligus memastikan setiap korban memperoleh pelayanan medis secepat mungkin.

"Prioritas kami adalah keselamatan korban. Kami memastikan proses evakuasi berjalan aman, cepat, dan seluruh korban mendapatkan penanganan medis sesuai kondisinya," ujar Ariek di Pelabuhan Kalianget, Senin (3/8/2026) dini hari.

Ia menambahkan, Polresta Sumenep terus memperkuat koordinasi dengan Basarnas, TNI AL, pemerintah daerah, dan seluruh unsur SAR gabungan agar operasi penyelamatan berlangsung optimal.

"Koordinasi lintas instansi terus kami perkuat. Semua unsur bekerja bersama agar proses evakuasi maupun pencarian korban dapat berlangsung maksimal," katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengungkapkan proses evakuasi juga dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Perak.

Kapal pertama yang bersandar adalah KM Meratus Pematang Siantar dengan membawa 113 korban, terdiri atas 111 korban selamat dan dua korban meninggal dunia.

Selanjutnya, KM Selaras tiba sekitar pukul 06.00 WIB dengan membawa sembilan korban selamat.

Adapun KRI Nala dijadwalkan bersandar di Koarmada II untuk mengangkut korban berikutnya.

Berdasarkan data sementara tim SAR gabungan, sebanyak 227 penumpang telah ditemukan.

Dari jumlah tersebut, 222 orang berhasil selamat, lima orang meninggal dunia, sedangkan 39 penumpang lainnya masih dalam pencarian.

Operasi pencarian masih terus dilakukan meski terkendala kondisi cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.

Tim SAR gabungan tetap melakukan penyisiran dengan mengerahkan kapal, personel, serta berbagai peralatan penyelamatan.

"Kami memohon doa masyarakat agar operasi pencarian berjalan lancar. Seluruh personel terus bekerja maksimal sampai seluruh korban berhasil ditemukan. Kami juga memastikan kebutuhan korban dan keluarganya tetap menjadi perhatian," pungkas Kombes Ariek.

Hingga berita ini ditulis, operasi pencarian korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih terus berlangsung.

Pemerintah bersama Basarnas, TNI, Polri, dan seluruh unsur SAR gabungan berkomitmen mempercepat proses pencarian serta menyampaikan perkembangan informasi secara berkala kepada masyarakat.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Praktik jual beli seragam yang berlangsung di lingkungan SMKN Pasirian, Kabupaten Lumajang, kini menjadi sorotan tajam...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2027 di wilayah...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Di tengah proses penanganan musibah kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep, sinergi antara...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi memulai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik...

MEMOonline.co.id. Jakarta- Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, menyampaikan sejumlah masukan kepada Presiden menyusul...

Komentar