Dapat 9 Paket Bantuan Ayam Petelur, Jombang Siap Perkuat Ketahanan Pangan dan Dukung Program MBG

Foto: Tim Ditjen PKH saat Verifikasi Kelompok Ternak Aliansi Masyarakat Proletar, Jombang
23
ad

MEMOonline.co.id. Jombang- Komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai program pengembangan sektor peternakan.

Salah satunya melalui Program Pengembangan Ayam Petelur yang kini memasuki tahap verifikasi lapangan terhadap kelompok calon penerima bantuan di Kabupaten Jombang.

Berdasarkan Surat Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor B.26018/PL.010/F.2.B/05/2026, Kabupaten Jombang mendapatkan alokasi sebanyak sembilan paket Program Pengembangan Ayam Petelur.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan produksi telur nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap sumber protein hewani yang terjangkau dan berkualitas.

Pada Kamis (18/6/2026), tim dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian melakukan verifikasi lapangan terhadap sejumlah kelompok ternak yang diusulkan sebagai penerima bantuan.

Salah satu kelompok yang dikunjungi adalah Kelompok Ternak Aliansi Masyarakat Proletar di Kabupaten Jombang.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan administrasi kelompok, kesiapan kandang, ketersediaan lahan, sumber daya manusia, hingga komitmen kelompok dalam mengelola program secara berkelanjutan.

Tahapan verifikasi ini dinilai penting untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Perwakilan Tim Ditjen PKH Kementerian Pertanian, Ismu, menjelaskan bahwa program pengembangan ayam petelur tidak hanya bertujuan meningkatkan populasi ternak, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui penyediaan protein hewani yang mudah dijangkau.

“Pemerintah berharap program ini dapat mendorong lahirnya peternak-peternak mandiri di daerah. Peningkatan produksi telur akan membantu memenuhi kebutuhan protein masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi kelompok penerima manfaat,” ujarnya saat melakukan verifikasi lapangan.

Menurutnya, pemerintah terus mendorong penguatan sektor peternakan rakyat sebagai salah satu penopang keberhasilan program-program strategis nasional.

“Telur merupakan sumber protein yang murah, mudah diperoleh, dan memiliki nilai gizi tinggi. Karena itu, pengembangan ayam petelur menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan serta peningkatan kualitas gizi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Ternak Aliansi Masyarakat Proletar, Baret Mega Lanang, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah pusat kepada kelompok peternak di daerah.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Pertanian melalui Ditjen PKH yang telah turun langsung melakukan verifikasi dan pembinaan. Program ini menjadi harapan besar bagi kelompok kami untuk mengembangkan usaha peternakan ayam petelur yang lebih profesional dan berkelanjutan,” katanya.

Baret menilai program tersebut tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan anggota kelompok, tetapi juga berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

“Kami siap menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya. Harapan kami, produksi telur dari kelompok penerima bantuan nantinya dapat mendukung penyediaan protein murah bagi masyarakat serta membantu menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi prioritas pemerintah,” ujarnya.

Selain melakukan verifikasi, tim Ditjen PKH juga memberikan penyuluhan terkait manajemen pemeliharaan ayam petelur, efisiensi pakan, kesehatan unggas, serta penerapan biosekuriti kandang.

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang diberikan mampu menghasilkan produktivitas yang maksimal dan berkelanjutan.

Dengan alokasi sembilan paket Program Pengembangan Ayam Petelur untuk Kabupaten Jombang, pemerintah berharap sektor peternakan rakyat semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, peningkatan produksi telur juga diharapkan memperkuat ketersediaan pangan bergizi, menjaga stabilitas pasokan protein hewani, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Penulis     :    Asni

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar pembahasan mendalam terhadap dua Rancangan...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar pembahasan mendalam terhadap dua Rancangan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Angkatan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep, Rabu (17/6/2026), berlangsung istimewa....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan rangkap jabatan yang menyeret nama Mursalin, Sekretaris Desa (Sekdes) Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, mendapat...

Komentar