Indikator Keberhasilan Dinilai Kabur, DPRD Sumenep Tunda Anggaran Rp1 Miliar untuk Wirausaha Santri

Foto: Mulyadi, Ketua Komisi IV DPRD Sumenep
367
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Komisi IV DPRD Sumenep memutuskan menunda pembahasan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk program wirausaha santri yang diusulkan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disparbudporapar) Sumenep dalam APBD 2025.

Keputusan penundaan ini diambil karena usulan tersebut dinilai belum memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan terukur.

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, Mulyadi, menegaskan bahwa setiap program yang menggunakan dana publik harus disertai penjelasan detail mengenai output dan manfaatnya.

“Kami pending dulu anggaran tersebut. Dinas terkait harus mampu menjelaskan output dari program itu,” ujarnya.

Menurut Mulyadi, tanpa kejelasan hasil, sasaran, dan mekanisme pelaksanaan, DPRD tidak ingin terburu-buru menyetujui program yang berpotensi tidak memberikan manfaat optimal.

“Harus jelas indikator kegiatan tersebut, selama ini seperti apa,” imbuhnya.

Program wirausaha santri ini direncanakan menargetkan para santri sebagai penerima manfaat.

DPRD Sumenep ingin memastikan anggaran benar-benar tepat sasaran dan membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Disparbudporapar Sumenep, Mohamad Iksan, belum dapat dikonfirmasi terkait rencana detail dan indikator keberhasilan program tersebut.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama DPRD Jember menyepakati perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Kasus dugaan penipuan jual beli stan Pedagang Kaki Lima di Alun-Alun Kota Batu memasuki babak baru. Korban resmi...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo menghimbau para pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kemacetan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sorotan kembali mengarah ke lingkungan madrasah negeri di Jalan Kalimas, Kecamatan Lumajang, yang mencakup Madrasah...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Probolinggo terus dilakukan melalui penguatan kapasitas guru dan...

Komentar