Foto: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pakusari bantu nenek Sumiati
Foto: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Pakusari bantu nenek Sumiati
MEMOonline.co.id, Jember- Potret kemiskinan lansia masih menjadi pemandangan nyata di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Jember.
Ketimpangan distribusi bantuan sosial (bansos) dari pemerintah dinilai menjadi salah satu penyebab terus berlangsungnya kondisi memprihatinkan ini.
Salah satunya dialami oleh Nenek Sumiati (73), warga Dusun Krajan RT/RW 01/01, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari.
Ia mengaku tidak pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah, meskipun usianya sudah renta dan kehidupannya penuh keterbatasan.
Pengakuan itu disampaikan Nenek Sumiati dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @bakul22degan, dan langsung mendapat simpati luas dari warganet.
Banyak netizen yang menyampaikan rasa prihatin dan menawarkan bantuan setelah video tersebut viral.
Sejak video itu beredar, rumah Nenek Sumiati mulai didatangi sejumlah pihak, termasuk dari Polsek dan Koramil Pakusari, serta relawan sosial yang datang membawa bantuan.
"Alhamdulillah, terima kasih atas bantuannya, Nak. Semoga amal baiknya dibalas Allah SWT. Dulu saya pernah dapat beras, tapi sekarang sudah tidak," ucap Nenek Sumiati dengan suara parau dan air mata yang berlinang, Kamis (7/8/2025).
Danposramil Pakusari, Peltu Eka Satria W., melalui anggotanya menegaskan bahwa kehadiran TNI-Polri bukan hanya di medan perang, tetapi juga hadir dalam medan sosial untuk membantu warga yang terlupakan.
"Pemerintah desa, khususnya Pak Kasun dan perangkat lainnya, seharusnya lebih memahami kondisi warganya. Koordinasi dengan RT/RW itu penting agar bantuan bisa tepat sasaran dan benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan," tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, sejumlah relawan sosial dan simpatisan menyatakan akan segera mengirimkan bantuan tambahan untuk meringankan beban hidup Nenek Sumiati.
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak