Serapan APBD Sumenep Baru 44%, Banggar DPRD Soroti Kinerja OPD yang Melambat

Foto: Akhmadi Yasid, Anggota Banggar DPRD Sumenep dari Fraksi PKB
439
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sumenep menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 yang dinilai jauh dari target.

Hingga awal Agustus 2025, realisasi anggaran baru mencapai Rp 1,1 triliun atau 44 persen dari total APBD sebesar Rp 2,6 triliun.

Anggota Banggar DPRD Sumenep dari Fraksi PKB, Akhmadi Yasid, mengungkapkan bahwa idealnya pada bulan Agustus serapan anggaran sudah melampaui 50 persen.

Hal ini penting agar perputaran dana di daerah berjalan maksimal dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

“Ironisnya, realisasi belanja modal justru lebih rendah lagi, hanya 17 persen atau Rp 24 miliar dari total Rp 139 miliar yang dianggarkan. Padahal belanja modal ini sangat penting untuk mendorong konsumsi dan memberi dampak langsung kepada masyarakat,” tegas Akhmadi, Rabu (6/8/2025).

Ia menilai rendahnya penyerapan anggaran menunjukkan adanya perlambatan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Karena itu, ia meminta Bupati Sumenep menekan jajarannya agar bekerja lebih keras merealisasikan APBD.

“Realisasi anggaran berbanding lurus dengan dinamika ekonomi masyarakat. Semakin cepat anggaran terserap, semakin besar dampaknya bagi perekonomian dan kesejahteraan warga,” pungkasnya.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menunjukkan komitmennya meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dewan Koordinator Wilayah Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu JAYA Malang Raya, GRIB JAYA Malang Raya, menggelar aksi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Sumenep memberangkatkan perdana hasil panen tembakau...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Memasuki musim panen tembakau 2026, pengusaha rokok lokal Sumenep, H. Mukmin alias Bos HM, mulai melakukan pembelian...

MEMOonline.co.id. Jember- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama aparat penegak hukum intensif menyita dan melakukan tindakan tegas berupa...

Komentar