Foto: H. Masdawi, Anggota Komisi II DPRD Sumenep
Foto: H. Masdawi, Anggota Komisi II DPRD Sumenep
MEMOonline.co.id, Sumenep- Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep menegaskan pentingnya penempatan pejabat di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berdasarkan kompetensi dan pengalaman yang relevan.
Hal ini dinilai krusial agar BUMD dapat berkontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Anggota Komisi II, H. Masdawi, menyampaikan kekhawatirannya terhadap masih ditemukannya penempatan pejabat berdasarkan kedekatan personal, bukan pertimbangan profesional.
“Jangan sampai jabatan strategis di BUMD justru dipegang oleh orang yang tidak memiliki pengalaman di bidangnya. Ini bisa menurunkan kinerja dan capaian PAD,” ujarnya, Rabu (16/4/2025).
Menurutnya, pengelolaan BUMD yang profesional akan berdampak langsung pada layanan dan kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah.
“Kita ingin BUMD dikelola secara profesional. Kalau asal tunjuk, maka hasilnya juga akan asal-asalan,” tegas Masdawi.
Komisi II DPRD Sumenep, lanjutnya, akan terus mendorong proses seleksi pejabat BUMD yang transparan, akuntabel, dan berbasis rekam jejak.
“Ini bukan soal suka atau tidak suka, tapi tentang menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat. BUMD adalah aset daerah yang harus kita jaga dan maksimalkan,” tandasnya.
Komisi II berharap agar ke depan, seluruh BUMD di Sumenep mampu dikelola lebih profesional dan mampu memberi kontribusi nyata bagi peningkatan PAD serta pelayanan publik yang lebih baik.
Penulis : Alfian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak