Foto: FGD Penetapan Alur Pelayaran di Raja Ampat
Foto: FGD Penetapan Alur Pelayaran di Raja Ampat
MEMOonline.co.id, Bekasi- Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Sorong (Disnav) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) pada 16-17 Desember 2024 di Bekasi, dengan tema "Rencana Penetapan Tiga Alur Pelayaran di Kawasan Konservasi Kabupaten Raja Ampat."
Kepala Disnav Sorong, Arif Muljanto, ST., MT., menyampaikan bahwa FGD ini membahas tiga alur utama:
1. Alur perlintasan Pelabuhan Waisai ke kawasan konservasi Raja Ampat.
2. Alur masuk Pelabuhan Batanta.
3. Alur masuk Pelabuhan Salawati.
"Tujuannya untuk melindungi biota laut langka dan menjaga kelancaran pelayaran," jelasnya. Prinsip Sea Follows the Trade diintegrasikan dengan konservasi, memastikan keindahan Raja Ampat tetap lestari bagi generasi mendatang.
FGD ini dihadiri berbagai pihak, termasuk pejabat Kementerian Perhubungan, TNI AL, dan pemerintah daerah. Hasilnya, rencana penetapan alur pelayaran akan meminimalkan dampak negatif pelayaran terhadap ekosistem terumbu karang dan lingkungan maritim Raja Ampat.
Langkah ini mendapat dukungan penuh dari stakeholder untuk menjaga keselamatan pelayaran dan keberlanjutan ekosistem. Keputusan final akan ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan PM.129 Tahun 2016.
Penulis : Megy
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak