Siap Kawal Proses Pembentukan Kementerian Kebudayaan RI, ABRA Bakal Diskusi Seri Kedua di RRI

Foto: Benner Diskusi Seri II ABRA
468
ad

MEMOonline.co.id, Jakarta- Kesungguhan membentuk (kehadiran) Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (RI) adalah langkah monumental dalam perjalanan bangsa.

Guna memelihara serta mengembangkan kekayaan budaya yang menjadi warisan kita bersama.

Oleh karena itu Aliansi Budaya Rakyat (ABRA) siap untuk mengawal proses pembentukan Kementerian Kebudayaan RI dengan memperjuangkan nilai-nilai keadilan, keberagaman, dan kesetaraan dalam memperlakukan semua aspek kebudayaan.

Khususnya melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, seniman, budayawan serta masyarakat.

Saksikan diskusi seri II dalam " Kesungguhan Membentuk Kementerian Kebudayaan" yang dilaksanakan pada Rabu,15 Mei 2024 mulai pukul15.00 WIB sampai pukul 16.30 Wib bertempat di Aula Audotorium RRI Lt 2 Jakarta Pusat.

Acara ini akan disiarkan secara langsung di Jaringan Pro 3 (berita nasional), RRI Net dan Youtube Official.

Narasumber yaitu Trie Utami (Seniman - Artis), Akbar Yumni (Komisi Riset Dewan Kesenian Jakarta), Okky Tirto (Pengamat Sosial Budaya) dengan moderator Minaria Simarmata (Aktivis Perempuan).

Penulis     :   Lasman Simanjuntak

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Bekasi- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa setiap investasi yang masuk ke Indonesia harus memberikan dampak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Gelaran Rubaru Agro Wisata Fest 2026 kembali menjadi sorotan....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui berbagai program inovasi yang digagas...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Potensi gesekan mulai terlihat dalam pembangunan tanggul pengaman aliran Kali Regoyo di Desa Sumber Wuluh, Kecamatan...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Kabupaten Probolinggo kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

Komentar