Terungkap ! Proyektil Yang Digunakan OTD Menembak Mati Ibnu Hajar, Ternyata Mirip Milik Petugas Kepolisian

Foto: AKP Abd. Mukit, Kasubag Humas Polres Sumenep
1193
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep – Setelah dilakukan penyelidikan selama berhari-hari, akhirnya Kepolisian Resort Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengetahui jenis proyektil yang digunakan Orang Tak Dikenal (OTD) menhilangkan Ibnu Hajar, Warga Warga Dusun Beringinan, Desa Gapurana, Kecamatan Talango, beberapa waktu lalu.

Proyektil tersebut, berkaliber 38, yang jenisnya sama dengan proyektil yang biasa dipakai oleh petugas Kepolisian.

Oleh karenanya, Penyidik Polres Sumenep saat ini mengirimkan proyektil ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Jawa Timur, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Proyektilnya sudah kami kirim ke Tim Labfor. Itu kami lakukan untuk mengetahui jenis senjata yang dipakai pelaku, apakah senjatanya rakitan atau organik," kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Abd Mukit.

Namun menurut Mukid, meski jenis proyektil yang digunakan pelaku pembunuhan kalibernya sama dengan yang biasa dipakai petugas kepolisian, bukan lantas pelakunya anggota kepolisian.

"Tapi meskipun sama bukan lantas anggota pelakunya. Saat ini masih sedang didalami," tegas Mukit.

Proyektil itu, tambah Mukit, menjadi barang bukti polisi guna mengungkap pelaku dan motif kasus tersebut. "Soal olah TKP (tempat kejadian perkara) sudah dilakukan kembali oleh Petugas dari Polda kemarin," jelasnya.

Selain melakukan olah TKP, penyidik Polsek Talango juga telah melakukan pemeriksaan pada 8 saksi. Bahkan sejumlah petugas tetap disiagakan di lokasi kejadian.

"Dari hasil pemeriksaan belum mengarah pada pelaku, dan juga motif aksi penembakan itu," jelasnya.

Untuk diketahui, Jum'at 20 April 2018, Ibnu Hajar mati ditembak orang tak dikenal, sekitar pukul 18.45 WIB. Saat itu, korban akan mengirim beras ke panti asuhan, di Dusun Beringinan, Desa Gapurana, Kecamatan Talango, Sumenep.

Korban ditembak saat mengendarai motor Honda Beat Nopol B 4906 TCJ warna putih, dengan membawa karung berisi beras. Saat keluar rumah sekitar 10 meter, korban ditunggu oleh seseorang. Lantas korban ditembak dari jarak dekat dan menyebabkan Ibnu Hajar meninggal dunia. (Ita/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar