Wajib Baca ! Apa Itu Stunting ? Bagaimana di Wilayah Kecamatan Klakah ? ...

Foto : pertemuan lintas sektoral di Kecamatan Klakah
1893
ad

MEMOonline.co.id. Lumajang - Lintas Sektoral di wilayah Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menggelar pertemuan mini lokakarya tri wulan IV 2022, di pendopo Kecamatan Klakah, Kamis (20/10/0/2022).

Selain melibatkan jajaran forkopimcam, pertemuan yang bertajuk dukungan pada program pemerintah itu, juga menghadirkan tim kesehatan dari puskesmas setempat, meliputi bidan desa dan kader kesehatan se-Kecamatan Klakah.

Camat Klakah Arief Mashudi menjabarkan, stunting di Indonesia saat ini mencapai kisaran 24% dari jumlah populasi penduduk dan melebihi batas maksimal stunting WHO 20%.

Menurutnya, upaya penurunan jumlah stunting, selain bermula dari aparatur pemerintah, juga diperlukan kolaborasi dari setiap elemen masyarakat itu sendiri.

"Stunting sangat menurunkan kwalitas generasi pemuda. Karena selain menurunkan pertumbuhan tinggi badan, yang terdampak akan juga mengalami penurunan intelektual kecerdasan. Saya berharap semua yang hadir saat ini, akan terus berbuat dan berbuat sehingga Klakah ini masyarakatnya tetap sehat," ucap Camat.

Diwaktu yang sama, drg. Tutut Prihartini Kepala Puskesmas Klakah menambahkan, target penurunan stunting sampai 2024 harus 14%. Kata dia, hal tersebut menjadi prioritas progam Nasional.

Dijelaskan, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada otak dan tubuh anak karena kurangnya gizi dalam waktu yang Lama. Di wilayah tempat ia bertugas, dijelaskan jika masih dijumpai warganya yang tergolong dan telah dipetakan dalam wujud penanganan.

"Yang terpenting, masyarakat harus mengetahui salah satu penyebab stunting adalah perkawinan anak usia dini, kekurangan gizi di masa pertumbuhan dan infeksi kronis yang dialami bayi dan anak. Asi merupakan gizi eksklusif cegah stunting," ucapannya.

Sebagai bentuk upaya, ia memaparkan telah melakukan revitalisasi posyandu. Tutut berharap, pertemuan kala itu akan menjadi dasar kekuatan sinergi dalam rangka menurunkan angka stunting diwilayahnya.

Sementara mewakili Kapolsek Klakah, Bripka Eka Sandi Irawan S.H menegaskan, jika pihaknya selalu siap dalam melakukan pendampingan dalam tiap tahapan - tahapan pelaksanaan program.

Ruang sinergi dengan TNI dan semua pihak di wilayah, ditegaskannya terbuka lebar untuk menjunjung tinggi kepentingan masyarakat. "Dalam setiap rangkaian kegiatan dari sosialisasi, hingga pelaksanaan pelayanan kesehatan di masyarakat baik itu posyandu maupun yang lain, kami tentu siap siaga didalamnya. Pada prinsipnya, Polri siap mendukung upaya untuk suksesnya program pemerintah," tukas Bripka Sandi.

Penulis      :    Hermanto

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dalam memperkuat mutu pelayanan kesehatan....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kabar baik bagi para pencari kerja, khususnya tenaga medis dan profesional...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep resmi menahan Imrah, Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, sebagai tersangka...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Penanganan kasus dugaan korupsi di internal Pemdes Barat Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang, terus...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menunjukkan sikap tegas terhadap praktik penyimpangan distribusi energi...

Komentar