Demi Maksimalkan Capaian Program Pertanian di Sumenep, Bupati Fauzi dan DKPP 'Ngopi Bareng Petani'

Foto: Bupati Sumenep Ach. Fauzi saat menyerahkan bantuan diacara ngopi bareng petabi
519
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep  - Dalam rangka mensukseskan semua program pertanian yang sudah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Bupati Sumenep Achmad Fauzi, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) ngopi bareng bersama petani, di Desa Tamidung Kecamatan Batang-batang, Kamis (10/03/2022).

Sementara, dalam acara yang digagas dan dilaksanakan oleh Aliansi BEM Kabupaten Sumenep Masa Gerak 2021-2022, Bupati Fauzi, mengharapkan para petani berkolaborasi dan bersinergi dengan semua pihak.

Sebab menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak mungkin bisa bekerja sendiri untuk mewujudkan semua program pertanian.

Sehingga diperlukan dukungan dari semua elemen masyarakat, termasuk peran pemuda dalam pertanian.

“Kolaborasi antara petani dan pemerintah melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terus ditingkatkan agar ketika ada masalah pertanian bisa segera mencari solusi penanganannya,” kata orang nomor satu di Kabupaten Sumenep ini.

Apalagi, lapangan usaha sebagian besar masyarakat Kabupaten Sumenep ada di bidang pertanian, yakni hampir 65 persen jumlah angkatan kerja bekerja di bidang pertanian, sehingga produk hasil pertanian menjadi andalan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sedangkan Kabupaten Sumenep memiliki lahan pertanian seluas 168.673 hektar terdiri atas, lahan sawah seluas 25.681 hektar dan luas tegalan seluas 117.341 hektar.

“Produk komoditas hasil pertanian yang menjadi unggulan di Kabupaten Sumenep di antaranya adalah padi, jagung, cabai jamu, kelor, kelapa, bawang merah dan cabai rawit,” tutur Bupati.

Sementara Arif Firmanto mengatakan, kegiatan ini menjadi kebanggaan tersendiri, karena peran Aliansi BEM Kabupaten Sumenep tidak hanya sarasehan pertanian saja, namun telah berperan serta bersama instansinya melakukan sosialisasi kepada petani di Kecamatan Pasongsongan, ikut serta dalam monitoring pupuk bersubsidi dan senantiasa ikut andil dalam upaya mengembangkan SDM khususnya para petani.

“Untuk itulah, kami mengajak semua elemen bersama-sama bahu-membahu, membulatkan tekad dalam rangka mengembangkan pertanian di bumi Kabupaten Sumenep, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani,” paparnya.

Untuk diketahui, Aliansi BEM Kabupaten Sumenep menggelar sarasehan pertanian dikemas dengan Ngopi Bareng bersama petani mengusung tema "Berdayakan petani wujudkan pertanian modern dan maju guna mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sumenep".

Dan Pemerintah Daerah mengapresiasi kepada Aliansi BEM Kabupaten Sumenep yang telah melaksanakan kegiatan ini, untuk menambah wawasan pembangunan di daerah khususnya bidang pertanian.

“Semoga dengan kegiatan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan untuk terus melakukan akselerasi pembangunan di segala bidang khususnya di bidang pertanian,” pungkasnya.

Penulis      :   Satrio

Editor        :   Udiens

Publisher :   Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Fakta terbaru terungkap setelah media mewawancarai Ery Dyahyu Cahyani, Kepala Bidang Koordinasi Wilayah (Korwil)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Baru beberapa hari dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Sebanyak 132 perumahan di Kota Batu, baru 72 perumahan yang menyerahkan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) ke...

MEMOonline.co.id. Sampang- Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kabupaten...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perkara dugaan tindak pidana korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep memasuki babak...

Komentar