Dinilai Salah Orang, Aktivis PMII PGRI Sumenep Minta Bupati Fauzi Copot Kadisdik

Foto: Aktivis PMII PGRI Sumenep saat bergerak menuju kantor Pemkab
1412
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep  - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) PGRI Sumenep melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Sumenep, Jawa Timur, Kamis (20/1/2022).

Mereka meminta Kepala Dinas Pendidikan Agus Dwi Saputra dicopot dari jabatannya.

Sebab menurut mereka, kepala dinas pendidikan yang baru dilantik itu, dianggap tidak berkompeten menjabat sebagai orang nomor satu dilingkungan Dinas Pendidikan.

"Copot Agus Dwi Saputra sebagai Kadis Pendidikan Sumenep," teriak Nurhayati korlap aksi.

Mahasiswa saat melakukan aksi membawa pengeras suara dan membawa poster bertuliskan "Selamatkan Pendidikan Sumenep".

Sebelum berorasi di depan Kantor Bupati, massa aksi berjalan kaki dari arah timur yakni depan gedung Korpri sambil berorasi menggunakan pengeras suara.

"Ini kesalahan besar pendidikan dipimpin oleh pejabat yang sama sekali tidak punya pengalaman di dunia pendidikan,” kata dia.

Aksi kali ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan. Beberapa waktu lalu mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Disdik Sumenep dengan materi tentang carut marut pendidikan.

Penulis      :   Satrio

Editor        :   Udiens

Publisher :   Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperkuat pemeliharaan jaringan irigasi guna memastikan pasokan air bagi...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Jalan yang mantap menjadi salah satu penopang utama kelancaran aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga,...

MEMOonline.co.id. Boyolali- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Boyolali Masa Bakti 2025–2028 resmi...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Dalam situasi darurat, kecepatan menyampaikan laporan dapat menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- ‎Segoro Topeng Kaliwungu 2026 telah usai, namun jejak budaya yang ditampilkan dalam festival tersebut tetap dapat...

Komentar