Tertangkap Basah Bercocok Tanam di Rumah Dinas, Oknom Dokter Dan Perawat Digerebek Warga

Foto : Ilustrasi Google
1210
ad

MEMOonline.co.id, Kepulauan Sula – Oknum dokter dan perawat Puskesmas Mangoli, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, dilaporkan ke Polres setempat karena tertangkap basah sedang selingkuh di rumah dinas Puskesmas.

Oknum dokter berinisial MK dan perawat inisial ML dipergoki langsung oleh istri dokter WZG di dalam kamar rumah dinas Puskesmas Mangoli, Desa Mangoli, pada Rabu (9/6/2021) pukul 00.22 Wit.

WZG mengatakan, dirinya sudah mencurigai suaminya punya simpanan, tapi saat ditanya, suaminya selalu mengelak. Namun karena kecurgaanya lebih besar dirinya bersama dua temannya dan satu anggota Polres Sula pada Selasa (8/6/2021), malam tadi pergi ke Pulau Mangoli untuk memastikan suaminya yang berada di rumah dinas tersebut.

"Tadi malam saya bersama satu anggota Polres Sula dan teman kantor menyeberang ke Pulau Mangoli. Saaat tiba di Pulau Mangoli kami langsung ke rumah dinas suami saya. Setibanya di rumah dinas, suami saya berada dalam kamar dengan seorang perempuan,” ujar WZG kepada wartawan disalah satu cafe di Kepulauan Sula.

Setelah itu, dirinya meminta kepada anggota untuk mengetok pintu kamar. Saat pintu kamar dibuka lampunya telah dipadamkan sehingga gelap.

“Di kamar listriknya padam, tapi kami tidak berani nyalakan listrik karena takut mereka tidak gunakan pakaian,"ujar WZG yang juga seorang dokter di Puskesmas Pohea, Kecamatan Sanan Utara, Kabupaten Kepulauan Sula.

Tidak lama kemudian lampu dinyalakan dan melihat selingkuhan dokter bersembunyi di bawah meja. WZG mengaku, suaminya dan perempuan itu baru selesai berbuat begituan, karena saat listrik dinyalakan, suaminya hanya pakai sarung dan perempuan hanya celana pendek.

Dia menambahkan, selingkuhan suaminya mengaku sudah hamil 7 bulan.

"Iya, tadi malam sempat tanya, kalau perempuan selinguhannya itu mengaku dia sudah hamil 7 bulan," sambung dokter puskesmas Pohea itu.

Saat ini, dokter dan perawat tersebut telah ke SPKT Polres Kepulauan Sula.

"Saya sudah lapor mereka berdua ke polisi, Saya akan proses mereka berdua sampai ke pengadilan," tegasnya.

Sementara MK saat dikonfirmasi, enggan berkomentar banyak. "Tanya saja ke istri saya jika dia berkenan. Saat ini saya lagi mau menenangkan diri. Maaf yah," singkatnya.

Penulis: Indotimur

Editor: Udiens

Publisher: Dafa

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar