Ratusan pelajar Banyuwangi, Tumpah Diacara ‘Banyuwangi Education Jamboree 2018’

Foto: Ratusan Pramuka Penggalang di Banyuwangi
1262
ad

MEMOonline.co.id, Banyuwangi -   Ratusan pelajar yang tergabung dalam Pramuka penggalang se-Kabupaten Banyuwangi, memenuhi Lapangan Kertosari, Rabu (14/3/2018). Ratusan pelajar tersebut sedang mengikuti perkemahan ‘Banyuwangi Education Jamboree 2018’.

Sedangkan anggota pramuka penggalang yang ikut ambil bagian dalam perkemahan tersebut, berjumlah sekitar 450 pelajar, dari berbagai lembaga pendidikan di Kabupaten Banyuwangi.

Sementara ratusan pelajar tersebut, terlihat sangat menikmati setiap aktivitas yang mereka ikuti.

Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko saat membuka acara tersebut mengatakan, jika ajang itu merupakan pestanya para penggalang.

“Banyuwangi Education Jamboree 2018 ini kami gelar untuk yang pertama kalinya di Banyuwangi. Ini adalah pestanya para penggalang di Banyuwangi. Dan keikutsertaan tiap-tiap kontingen dari berbagai lembaga, merupakan wujud kecintaan yang didasarkan semangat yang tinggi ungtuk mendukung gerakan kepramukaan,” ujar Yusuf, yang juga Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Banyuwangi ini.

Pramuka, imbuh Yusuf,  adalah  pendidikan karakter yang perlu  diberikan kepada anak-anak muda. Karena nilai-nilai yang ada dalam pendidikan pramuka akan menyulap generasi muda  jadi generasi hebat.

“Lewat kegiatan ini akan semakin memupuk rasa persahabatan dan persaudaraan yang menumbuhkan kebersamaan. Ini wujud peran  dan kontribusi daerah untuk memperkokoh persatuan,” beber Yusuf.

Hal senada diungkapkan Sekretaris  Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Dwiyanto. Digelarnya jambore ini, kata Dwiyanto, dimaksudkan untuk mengasah kebersamaan, kegotongroyongan, kekompakan, empati dan kecerdasan siswa.

“Harapannya adik-adik jadi pioneer yang bisa menerapkan ilmunya di lingkungan sekitar,” tutur Dwiyanto.

Karena dimaksudkan sebagai ajang untuk berbagi ilmu dan melakukannya sambil bersenang-senang, sifatnya tidak ada lomba.  Tapi mereka lebih ditekankan untuk belajar dengan senang.

Acara tersebut, akan digelar selama dua hari, yakni 14 – 15 Maret, di hari pertama para peserta mengikuti beragam permainan yang menguji keterampilan dan ketangkasan.

Seperti permainan lempar bola, transfer pingpong, estafet karet gelang, meletuskan balon dengan tongkat. Juga ada permainan memindahkan bola dengan tongkat, air gembira, human leader dan perahu terbalik.

Sedangkan di hari kedua, peserta fokus pada edukasi yang sifatnya mengajarkan mereka untuk mengenal lebih dekat bagaimana pemerintahan berjalan. Di antaranya dengan melakukan kunjungan ke Mall Pelayanan Publik Pemkab Banyuwangi dan DPRD Banyuwangi. (Anis/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar