Disnaker Probolinggo Gembleng Generasi Muda lewat Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian Selama 20 Hari

Foto: Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM.
107
ad

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan berbasis Unit Kompetensi Kejuruan Processing Hasil Pertanian (PHP) di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Rizki Pradana, Desa Karangpranti, Kecamatan Pajarakan, Senin (11/5/2026).

Pelatihan tersebut diikuti 16 peserta dari kalangan generasi muda usia produktif 18 hingga 34 tahun.

Selama 20 hari efektif, peserta mendapatkan pelatihan dan pendampingan keterampilan pengolahan makanan dari narasumber Warsih selaku pemilik LPK Rizki Pradana.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Nurhadi Wijayanto.

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo, Saniwar mengatakan pelatihan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi generasi muda sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Probolinggo.

“Pelatihan ini sengaja kami lakukan untuk anak-anak muda usia produktif agar memiliki keterampilan, khususnya dalam pengolahan hasil pertanian. Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini mereka mampu mengembangkan usaha sendiri dan membuka peluang kerja baru,” katanya.

Selain mendapatkan pelatihan, peserta juga memperoleh perlengkapan pelatihan serta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Penyerahan perlengkapan dan kartu BPJS dilakukan secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut karena dinilai mampu menjadi bekal keterampilan bagi generasi muda untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

“Pelatihan ini sangat penting bagi generasi muda. Ikuti dengan sungguh-sungguh dari awal hingga akhir agar ilmu yang diperoleh benar-benar bisa dimanfaatkan dan dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan berbasis kompetensi dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun usaha mandiri.

Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo, Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan maksimal agar keterampilan yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan.

“Ikuti pelatihan ini dengan baik dan sungguh-sungguh agar ilmu yang diberikan narasumber dapat dipahami dan menjadi bekal untuk masa depan,” pungkasnya.

Penulis     :    Agus

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Sebanyak 761 anak yatim dibawah usia 11 tahun memadati Masjid Raudlatul Jannah Kota Probolinggo, Kamis (25/6/2026)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebagai wujud komitmen dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PG Djatiroto bersama Kebun...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Sebuah badan usaha bernama CV Serayu Agro Mandiri yang beralamat di Jalan Raya Randuagung, Dusun Curahtekor, Desa...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, bergerak cepat menindaklanjuti...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Fakta terbaru terungkap setelah media mewawancarai Ery Dyahyu Cahyani, Kepala Bidang Koordinasi Wilayah (Korwil)...

Komentar