Tambah Semrawut, Komisi I DPRD Pamekasan Persoalkan Penataan Kota

Foto Ismail, S.Hi Ketua Komisi I DPRD Pamekasan
1341
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menyoal penataan kota yang kian hari tambah semrawut. Pasalnya, pemerintah kabupaten (pemkab) Pamekasan seolah tidak mampu lagi menangani para pedagang kaki lima (PKL) dan para PKL pasar yang berada di pinggir jalan daerah kota.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ismail, S.Hi, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan.

"Penataan kota yang ada di Pamekasan semrawut dan itu tidak boleh dibiarkan," tegas Ismail.

Pihaknya menyampaikan, bahwa dari banyaknya penyebab semrawutnya kota, lantaran keberadaan PKL yang tidak tertata rapi dan maraknya para PKL pasar yang sampai kebahu jalan.

"Yang ada di sekitar Bugih ada lahan Eks (SMK 2) Pamekasan, dengan ini Pemkab bisa memfungsikannya," paparnya.

"Mencari solusi dan untuk tahun 2019 kita anggarkan, dan tinggal membangun tempat. Penataan kota kedepan harus ditata betul," pungkasnya. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan sebanyak 246 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dalam upaya memperkuat sinergi antara tata kelola energi nasional dan kebijakan fiskal di daerah, SKK Migas Perwakilan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Sumenep berlangsung semarak dengan digelarnya Pawai Lampion,...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Usaha pengolahan kayu CV Surya Agro Mandiri yang beralamat di Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten...

Komentar