Tambah Semrawut, Komisi I DPRD Pamekasan Persoalkan Penataan Kota

Foto Ismail, S.Hi Ketua Komisi I DPRD Pamekasan
1332
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menyoal penataan kota yang kian hari tambah semrawut. Pasalnya, pemerintah kabupaten (pemkab) Pamekasan seolah tidak mampu lagi menangani para pedagang kaki lima (PKL) dan para PKL pasar yang berada di pinggir jalan daerah kota.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ismail, S.Hi, Ketua Komisi I DPRD Pamekasan.

"Penataan kota yang ada di Pamekasan semrawut dan itu tidak boleh dibiarkan," tegas Ismail.

Pihaknya menyampaikan, bahwa dari banyaknya penyebab semrawutnya kota, lantaran keberadaan PKL yang tidak tertata rapi dan maraknya para PKL pasar yang sampai kebahu jalan.

"Yang ada di sekitar Bugih ada lahan Eks (SMK 2) Pamekasan, dengan ini Pemkab bisa memfungsikannya," paparnya.

"Mencari solusi dan untuk tahun 2019 kita anggarkan, dan tinggal membangun tempat. Penataan kota kedepan harus ditata betul," pungkasnya. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar