Foto: Kondisi sesaat pasca longsor semalam, di piket nol Lumajang
Foto: Kondisi sesaat pasca longsor semalam, di piket nol Lumajang
MEMOonline.co.id, Lumajang - Pasca terjadinya tebing longsor di jalur penghubung antara Kabupaten Lumajang dengan Malang tadi malam, arus lalu lintas yang sebelumnya ditutup total, saat ini kembali dibuka dan bisa dilalui.
Namun, karena masih terus dilakukan pembersihan, lalin diberlakukan buka tutup dengan kawalan petugas dari Satlantas Polres Lumajang, untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal - hal yang tidak diinginkan.
Sebelumnya, semalam sekira jam 19 : 00 waktu setempat, tepatnya di Dusun Kamar Kajang Desa Candipuro Kabupaten Lumajang KM 56 - 57 - 58, terjadi tebing longsor dan pohon tumbang akibat tingginya intensitas hujan yang mengikis permukaan tanah.
Bandan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lumajang dibantu TNI dan Polri, cepat merespon turun ke lokasi bencana, membersihkan bahu jalan yang tertimbun tanah dan mengevakuasi pohon tumbang dengan alat manual.
Tebing longsor di KM 56 disebelah timur Gladak Perak 1 titik, dengan volume panjang sekitar 7 meter dengan Lebar sekitar 5 meter dan tinggi 3 meter. Juga hal serupa terjadi di sebelah barat Gladak Perak dengan volume panjang 6 meter, lebar 4 meter dan tinggi 2 meter.
Sementara pohon yang tumbang, berjenis Sapen. Di KM 58 barat Gladak perak dengan diameter 300 centimeter dan panjang kurang lebih 20 meter.
"Sudah bisa dilalui dari tadi malam. Tapi masih buka tutup. Itu dikarenakan masih berlangsung proses pembersihan," kata Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Putu Angga Feriyana, Minggu (28/2/2021).
Kasat Lantas mengimbau, agar masyarakat khususnya pengendara kendaraan bermotor yang melintas dari Lumajang menuju Malang atau sebaliknya, tetap waspada dan berhati - hati, mengingat kondisi dan cuaca yang belakangan ini tidak menentu. (Her/red)