Foto: Awal ketika api berkobar
Foto: Awal ketika api berkobar
MEMOonline.co.id, Lumajang - Tiga bangunan berupa dua rumah dan satu bengkel motor, hangus terbakar api, di jalan ranu Desa / Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Minggu sore (27/8/2020).
Sosialisasi Perwali No.78 2020Kejadian tersebut sempat menghebohkan warga setempat, hingga ratusan warga panik, memadati lokasi kejadian. Mereka bergotong - royong berusaha mengevakuasi barang yang belum terbakar api, sambil berupaya memadamkannya dengan alat seadanya, sembari menghubungi petugas dan menunggunya tiba.
"Kepulan asapnya hitam kelihatan meninggi pak. Jadi warga disini semua berdatangan, membantu menyelamatkan awal, dan yang lain menghubungi petugas," kata Tofa, warga setempat, lalu bergegas kembali bersama warga yang lain berupaya memadamkan api.
Namun, daya upaya yang dilakukan warga bersama anggota koramil dan kepolisian sektor setempat dengan menggunakan alat seadanya, ditambah lagi kesulitan air, tak sebanding dengan dahsyatnya amukan si jago merah (api).
Api dengan cepat menjalar. Diduga titik api bermula dari dalam bengkel milik Chaisal Zulkarnain (44) warga setempat, lalu menjalar ke dua rumah tepat di belakangnya.
Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Melokalisir mencegah api menjalar ke rumah / tempat lain, dimana lokasi kejadian, merupakan kawasan padat penduduk.
Yudi Cahyono, Kasubbid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lumajang berkata, ada empat kendaraan pemadam kebakaran diterjunkan.
"Untuk kebakaran tadi yang terjadi jam 16:45 wib, Damkar ( Pemadam Kebakaran ) yang dikerahkan ada empat. Diduga penyebabnya konsleting listrik. Untuk kerugian sementara ini tercatat 150 juta. Yang didalam rumah, sudah diungsikan ke luar rumah. Untuk korban jiwa nihil," ucapnya diwawancarai usai melakukan pemadaman. (Her/red)