Bupati Pamekasan Merespon Positif Bazar Hewan Qurban Berbasis Syariah Di Desa Samatan

Foto: Bupati Pamekasan Secara Simbolis Serahkan Rumput, Pakan Ternak di Acara Bazar Hewan Qurban
1051
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Bazar hewan qurban berbasis syariah yang diadakan para peternak domba, kambing dan sapi (Dokapi) bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Pamekasan, Madura, mendapat respon positif Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan. Rabu (22/07/2020)

Bazar hewan qurban berbasis syariah yang dipusatkan di Desa Samatan, Kecamatan Proppo dibuka langsung oleh Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam dan Wakil Bupati, Raja’e, dihadiri Sekda dan disaksikan sejumlah OPD dan Forpimka Kecamatan Proppo.

Bupati Pamekasan dalam sambutannya menyampaikan bahwa, pemerintah Kabupaten Pamekasan dengan lima prioritas utama yang sebagian prioritasnya adalah mendorong lahirnya pertumbuhan ekonomi dari desa. 

"Hampir tidak pernah disebut dalam e- KTP profesi pekerjaan peternak, yang biasa disebut adalah petani, ibu rumah tangga dan nelayan, padahal peternak itu bagian dari sumber  kesejahteraan yang tidak diragukan lagi", ucapnya.

Badrut Tamam berharap kedepan Profesi peternak itu nantinya bisa tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP) karena sejauh ini belum ada KTP warga Pamekasan yang di e -KTP nya mencantumkan profesi peternak.

"Melalui bazar ini, harapan kami bisa mendorong peternak lainnya bisa terinspirasi untuk kemudian bisa menjadikan peternakan sebagai sebagian dari usaha untuk mensejahterakan masyarakat,” harap Bupati.

Sementara panitia penyelenggara bazar, Kades Samatan, Moh Tamyis, menyampaikan bahwa Bazar hewan qurban kali ini merupakan inisiatif dari para peternak yang bekerja sama dengan BUMDES Samatan serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perternakan. 

"Kegiatan Bazar ini di ikuti oleh 9 Kelompok peternak yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak hewan qurban apalagi menjelang hari raya Idul Adha. Semoga saja ke depannya kegiatan ini tetap terus berlanjut dan dapat dukungan positif dari semua pihak", tuturnya.

Perlu diketahui dari 9 kelompok peternak tersebut diantaranya, 1. Kelompok Usaha Ternak Kandang Risky 99 usaha BUMDES, 2. Kelompok Luxon, 3. Kelompok Haji Risky Bangkes, 4. Kelompok Usaha Ternak Merah Putih 5. Kelompok Usaha ternak dari Desa Samiran, 6. Guro'om, 7. Pakong 8. Pamoroh dan 9 Unira bapak Amiril. (ADV/M. Halili) 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di PAUD H.I. EL-FATH melalui...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pemerintah...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna pada Jum’at (14/8/2026) dalam...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi dan ancaman kejahatan siber, Satuan Binmas (Satbinmas) bersama...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan...

Komentar