Foto: Nenek rentan Hazen belum tersentuh oleh program pemerintah
Foto: Nenek rentan Hazen belum tersentuh oleh program pemerintah
MEMOonline.co.id, Jember - Potret kemiskinan lanjut usia ini masih kerap dijumpai di kota-kota besar. Ketidakmerataan program yang diberikan pemerintah bagi masyarakat kecil umumnya menjadi salah satu faktor pemicu persoalan ini terus terjadi.
Seperti yang dialami nenek rentan bernama, Hazen warga Jalan. Yos Sudarso Gempal, RT/RW 002/015, Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang sudah terbaring sakit selama lebih dari 4 tahun.
Kondisi ekonomi Nenek Rentan ini kian memprihatikan lantaran tidak mendapat satupun fasilitas dari pemerintah yang seharusnya ia terima. Program Keluarga Harapan (PKH) yang dijanjikan Dinas Sosial setahun terakhir, nyatanya tak kunjung diperolehnya.
"Katanya waktu itu mau dimasukin ke daftar PKH yang baru. Tapi sampai sekarang belum juga dapat," katanya Rahma
Nenek Rentan (Hazen) juga pernah dijanjikan akan dibuatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) oleh RT setempat agar bisa mendapat pengobatan gratis. Namun hal itu tak juga terealisasi, sehingga pihak keluarga terpaksa hanya merawat Hazen di rumah dengan pengobatan seadanya.
Ditambah lagi beban hidup yang harus ditanggung Rahma bersama anaknya semakin membuat kondisinya terpuruk. Semenjak sakit-sakitan, ia tak bisa lagi menjadi buruh harian Untuk biaya makan sehari-hari, Rahma hanya mengandalkan pekerjaan sang anak yang seorang tukang petani dengan penghasilan yang tak seberapa.
"Iya ibu nggak bisa ngapa-ngapain lagi, cuma anak yang cari duit sekarang," ujar Rahma. Saat dijumpai MEMO Online, Rabu 22 April 2020
Kini dia hanya bisa mengharapkan pemerintah setempat (Pemkap) secepatnya mengusahakan program pemerintah untuk ia bisa berobat dan menyambung hidup. (inul)