Selain Masalah Medis, Pemerintah Juga Harus Memikirkan Masalah Dampak Ekonomi Pasca Merebaknya Virus Corona di Indonesia

Foto: Hairul Anwar, Ketua Kadin Sumenep
1275
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Masalah virus corona yang saat ini melanda tanah air, menjadi perhatian serius semua pihak.

Tak terkecuali Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Hairul Anwar, yang meminta Pemerintah setempat  bergerak cepat dalam mempersiapkan mitigasi bencana penanganan penyebaran Covid-19.

"Pemerintah jangan hanya mempersiapkan masalah medis. Tapi tidak kalah pentingnya persoalan dampak ekonomi dari Covid-19 ini harus dipersiapkan secara serius," kata  Hairul Anwar, Senin (23/3/2020)

Sebab menurutnya, apabila pemerintah daerah tidak mempersiapkan dampak ekonominya, pihaknya memprediksi masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah akan menjadi korban paling menyedihkan. Pasalnya, mereka tidak memiliki persediaan ekonomi yang memadai.

"Pemerintah harus riil. Berapa kebutuhan pangan yang dibutuhkan warga, ini harus dipikirkan secara matang," terangnya.

Terlebih bagi warga yang secara geografis berada di wilayah kepulauan. Mengingat Sumenep terdiri dari daratan dan kepulauan. Kebutuhan pangan mereka selama ini disuplay dari wilayah daratan.

Apabila Pemerintah Indonesia mengambil kebijakanlockdown. Maka masyarakat kepulauan Sumenep paling berdampak secara ekonomi.

Dalam kamus Cambridge, lockdown adalah sebuah situasi di mana orang tidak diperbolehkan untuk masuk atau meninggalkan sebuah bangunan atau kawasan dengan bebas karena alasan sesuatu yang darurat.

"Pemerintah saat ini semestinya mempersiapkan persediaan pangan yang dibutuhkan masyarakat kepulauan. Jangan nunggu ada korban (kelaparan) baru akan mengiapkan kebutuhan pangan," tukasnya.

Diketahui hingga Minggu (22/3/2020) total pasien yang telah dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 514 orang. Dari jumlah tersebut, 9 di antaranya dinyatakan sembuh.(Hoki/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar