Foto: AKP Ernowo, Kapolsek Candirpuro Lumajang (sumber google)
Foto: AKP Ernowo, Kapolsek Candirpuro Lumajang (sumber google)
MEMOonline.co.id, Lumajang - Sepekan sudah, terhitung hari ini, Jum'at (2/8/2019) pasca kejadian tewasnya Sukor (51) salah seorang pekerja tambang, warga Desa Jugosari Kecamatan Candipuro Lumajang, di lokasi tambang milik PT LJS desa / kecamatan setempat, pada Jum'at (26/7/2019) lalu.
Proses hukum terus berjalan. AKP Ernowo Kapoksek Candipuro Lumajang memastikan akan memeriksa pihak PT. LJS secara detail.
Namun hingga kini, polisi berpangkat tiga balok itu mengaku belum mengarah pada PT LJS, selaku pemilik izin kegiatan tambang pasir galian C tersebut.
"Ini proses masih berjalan, kita gali dari bawah dulu," kata dia semalam, dikonfirmasi melalui hand phone pribadinya.
Ditanya terkait pemanggilan pihak PT, dia menjawab belum mengarah kesana. Saat ini dirinya masih fokus pada ya tahap pemeriksaan saksi - saksi.
"Belum mengarah kesana, ini kita masih periksa saksi dulu mas, belum selesai. PT LJS belum, kalau kemarin mereka itu mengarah pada kecelakaan itu saja, ini nanti Arif, selaku Manager kita paggil, lalu mengarah ke SOP, jadi penunjukan sebagai Manager itu ada atau tidak,'' imbuh Ernowo. (Hermanto / diens)