Foto: Kapal DBS III yang kembali gagal beroperasi
Foto: Kapal DBS III yang kembali gagal beroperasi
MEMOonline.co.id, Sumenep – Banyaknya keluhan masyarakat terkait keberadaan kapal Darma Bhakti Sumekar Tiga (DBS III) saat masih melakukan coba pelayaran kekepulauan Sumenep, membuat kapal yang dibeli Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, senilai Rp 39 Milyar, kembali gagal melakukan pelayaran perdana.
Sebab, yang semula dijadwalkan PT Sumekar melakukan pelayaran perdananya pada besok, Selasa (5/3/2019) kemabali digagalkan, karena terkendala beberapa teknis.
"Rencana pelayaran ke Kangean, karena banyak hal tidak jadi, gagal," kata Ahmad Zainal Arifin, Direktur Pelaksana PT Sumekar saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Senin (4/3/2019).
Sesuai jadwal kata dia, DBS III akan melayani rute transportasi dari Pelabuhan Kalianget ke Pelabuhan Batu Guluk, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean.
Meski gagal, lanjut dia masyarakat dihimbau untuk tidak resah karena jadwalnya armada laut akan diganti dengan kapal DBS I.
"Jadwalnya pasti gagal, pakai DBS I lagi. sudah kami sampaikan (kepada masyarakat)," ungkapnya.
Kapal DBS III merupakan kapal baru yang di launching pada 31 Oktober 2018 oleh Bupati Sumenep A Busyro Karim. Pengadaan kapal ropeks yang diberi nama DBS III itu anggarannya merupakan co-sharing antara Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Sumenep. Totalnya Rp 39 miliar.
Kapal tersebut bisa kapasita penumpang DBS III ini dibagi menjadi tiga kelas. Kelas I 10 orang, kelas II 45 orang, dan kelas III 252 orang. (Ita/diens)