Camat Dungkek Sumbang Masukan Diacara Grand Opening NUsantara Mart

Foto: Pembukaan Grand Opening NUsantara Mart Dungkek
1490
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Swalayan NUsantara Mart yang diinisiasi warga NU di Kecamatan Dungkek, Sumenep, Madura, Jawa Timur, hari ini Kamis (29/11/2018) resmi dibuka.

Dibukanya swalayan milik masyarakat mayoritas Nahdliyin itu mendapat sambutan baik dari banyak pihak, baik dari kalangan masyarakat NU sendiri maupun jajaran pemerintah kecamatan.

Grand opening sekaligus digelar acara peringatan Maulid Nabi tersebut dihadiri oleh masyarakat dan banum-banum NU se Kecamatan Dungkek.

Selain itu, turut hadir pula Ketua PCNU Sumenep KH A Pandji Taufik, Ketua PC GP Ansor M Muhri serta Camat Dungkek Heru Santoso.

Acara  tersebut dibuka langsung oleh Mustasyar MWC NU Dungkek KH Dzikri. Kemudian dilanjutkan dengan selawat Nabi yang dipimpin oleh hadrah Lesbumi MWC NU Dungkek.

Ketua Tanfidziah MWC NU Dungkek, Achmad Tirmidzi mengatakan, bahwa berdirinya  NUsantara Mart atas inisiasi MWCNU Dungkek yang bekerja sama dengan semua masyarakat untuk ikut investasi. Sehingga pihaknya menyebut swalayan tersebut milik bersama, lebih-lebih warga NU.

"Swalayan ini bukan semata-mata milik MWC NU Dungkek. Namun kami menjual saham kepada masyarakat untuk dikembangkan bersama. Mari bersama-sama membangun NUsantara  Mart, biar mudah, murah dan barokah,” kata Tirmidzi dalam sambutannya.

Sementara itu, Heru Santoso, selaku Camat Dungkek mengapresiasi langkah MWC NU Dungkek yang telah menghadirkan swalayan Khas NU.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyumbang masukan untuk perkembangan NUsantara Mart kedepan, lebih-lebih untuk kemajuan masyarakat Dungkek secara umum.

Menurutnya, kalau Nusantara Mart ini maju dan berkembang, maka semua masyarakat pemilik saham yang mayoritas masyarakat Dungkek akan berkembang.

"Kalau ingin maju Nusantara Mart, ada beberapa masukan yang ingin saya sampaikan. Kalau di Mart-Mart yang lain setiap kita mau belanja disambut dengan ucapan 'selamat datang selamat berbelanja'," ujar Heru.

"Tapi kalau di Nusantara Mart saya harapkan juga ada slogan-slogan yang bisa menarik para pelanggan. Sebagaimana gagasan yang diterapkan NU," imbuhnya.

Selain itu, pihaknya mengingatkan setiap transaksi kembalian uang kepada pembeli supaya ada penawaran yang disepakati bersama pembeli, bahwa kembalian uang recehan tersebut akan disumbangkan untuk bantuan kegiatan peduli sosial.

Hal itu guna memberikan pelayanan yang transparan, jujur, bertanggung jawab serta tidak memaksa. Sehingga menarik pelanggan untuk selalu berkunjung.

"Dengan cara sepertu itu ada uang yang dimasukkan di Nusantara Mart untuk membantu disumbangkan terhadap kegiatan-kegiatan sosial apabila diperlukan," pungkasnya. (Zubed/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Upaya mengurangi sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat terus dilakukan di Desa Pagerungan Besar,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Praktik pungutan yang diduga terselubung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jalan Kalimas, Lumajang, kini kian menjadi...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Kabar duka menyelimuti skena underground punk Kota Batu. Rockim, vokalis utama band punk rock BRAIN WASH “Theraphy...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari...

Komentar