Foto: Akhmad Munir Ketua PWI Jatim
Foto: Akhmad Munir Ketua PWI Jatim
MEMOonline.co.id, Surabaya - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim, Drs. H Akhmad Munir, mendapat dukungan penuh dari seluruh Ketua PWI Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur, untuk maju menjadi calon ketua umum PWI Pusat, pada 27-30 September 2018 di Solo nanti.
Hal itu dikarenakan, sesuai hasil penilaian 22 ketua PWI Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Timur, Munir sapaan akrab H. Akhmad Munir, memiliki kapasitas untuk menjadi Ketum PWI Pusat.
“Kami sepakat mendukung Pak Munir menjadi Ketum PWI, karena kami melihat Pak Munir sukses memimpin PWI Jatim seperti sekarang ini,” kata Ahmad Rivai, Ketua PWI Sumenep, Jumat (14/9/2019).
Selain mendapat dukungan dari Ketua PWI Kabupaten/Kota di Jatim, Munir juga mendapat dukungan penuh dari pengurus harian PWI Jatim.
“Saya pikir Pak Munir harus kita dukung untuk menjadi ketua PWI Pusat periode lima tahun ke depan. Dia bisa dan kami di sini sudah melihat kinerjanya. Apalagi sekarang Pak Munir berkarir di Jakarta sebagai salah satu direktur di LKBN Antara,” kata Lutfil Hakim, Wakil Ketua Bidang Kerjasama, PWI Jatim.
Untuk menyukseskan Munir sebagai ketua umum PWI Pusat ini, salah satu tim sukses, Ainur Rohim yang juga Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Pendidikan, menceritakan soal ihwal munculnya keinginan PWI Jatim untuk mengusung Munir, maju dalam kongres PWI di Solo nanti.
Karena menurut Ainur, nama Munir akan mampu membawa PWI menjadi lebih baik lagi sebagai organisasi profesi wartawan di Indonesia.
Sementara itu, Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Organisasi, Machmud Suhermono menjelaskan, Munir maju dalam pemilihan ketua umum PWI Pusat tanpa sebuah deklarasi layaknya dukung-dukungan.
“Namun, kami memiliki strategi bagaimana menjadikan Munir sebagai Ketum PWI Pusat,” kata Machmud.
Sementara Akhmad Munir, saat ditanya kesiapannya maju calon Ketum saat pemilihan di Solo, mengaku sangat siap.
Tentu saja pernyataan Ketua PWI Jatim itu bukan tanpa alasan, melainkan karena melihat dukungan yang begitu besar dari teman-temannya sesama wartawan.
Apalagi menurutnya, PWI sebagai wadah profesi wartawan terbesar di Indonesia, PWI semakin diperhitungkan dunia internasional.
Ia mengakui sangat banyak yang perlu dibenahi terkait dengan organisasi PWI dari pusat sampai daerah, termasuk kesejahteraan dan perlindungan bagi wartawan.
“Karena itu, saya menerima dukungan teman-teman dari PWI Provinsi lain, untuk maju dalam kongres nanti,” pungkasnya. (rls/diens)