Foto: Ilustarsi PJU
Foto: Ilustarsi PJU
MEMOonline.co.id, Sumenep – Tahun ini, anggaran pengadaan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diprediksi menghabiskan dana sekitar Rp 4,3 miliar.
Sesuai keterangan Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dishub Sumenep, Edy Purwanto, anggaran miliaran rupiah itu, akan dibelanjakan untuk pengadaan PJU untuk penerangan mulai Desa Kaduara, Kecamatan Pragaan hingga Desa Patean, Kecamatan Batuan.
Saat ini anggaran itu masih dalam proses lelang di LPSE Pemkab Simenep. "Untuk PJU ini sudah ada pemenangnya. Jadi tinggal pelaksanaannya saja," kata Edy Purwanto, Kabid Pengembangan dan Keselamatan Dishub Sumenep, Jum’at (13/7/2018).
Menurutnya, pada tahun ini akan ada 330 titik PJU dari sepanjang jalan Nambakor hingga Desa Kapedi. Sementara dari Kapedi hingga perbatasan Sumenep-Pamekasan akan diprogramkan lebih lanjut.
Ia mengungkapkan, penerangan tersebut akan mirip penerangan di Jalan Lingkar Barat dan Timur (hasil program BPWS), dan ia memastikan yang akan digunakan ialah tenaga listrik PLN, bukan PLTS seperti sebelumnya.
"Bukan tenaga PLTS lagi, tapi PLN, kalau PLTS kan kurang maksimal, redup saat musim hujan dan kadang tertimpa pohon," terannya.
Angaran proyek tersebut pagunya sekitar Rp. 4,3 miliar yang bersumber dari pajak rokok, tapi penawaran dari pemenang tender senilai Rp. 4,2 miliar.
"Sesuai aturan, masa pelaksaan program ini 120 hari atau sekitar 4 bulan. Jadi, dipastikan sebelum akhir tahun sudah selesai," tukasnya. (Ita/diens)