Foto: pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas oleh Bupati Fauzi
Foto: pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas oleh Bupati Fauzi
MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat administrator serta pejabat pengawas, Rabu (15/7/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus mempercepat reformasi birokrasi guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, profesional, dan responsif.
Pelantikan yang dipimpin langsung Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menjadi penegasan bahwa penataan aparatur sipil negara (ASN) dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan hasil evaluasi kinerja, bukan sekadar pergantian jabatan.
Dalam arahannya, Bupati Fauzi menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kapasitas birokrasi agar mampu menjawab tantangan pemerintahan yang semakin dinamis.
"Rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi. Ini merupakan bagian dari penguatan organisasi agar roda pemerintahan semakin efektif dan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat," ujar Fauzi.
Ia meminta setiap pejabat yang mendapat amanah baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami tugas pokok dan fungsi, serta membangun kolaborasi yang solid dengan seluruh jajaran di perangkat daerah masing-masing.
Menurutnya, seorang ASN harus memiliki loyalitas terhadap organisasi dan siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan pemerintahan.
"Seorang ASN harus memiliki kesiapan ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi. Yang terpenting adalah memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat," katanya.
Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan bukan hanya soal kewenangan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui integritas, profesionalisme, dan kinerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta segera melakukan konsolidasi internal agar program-program pemerintah dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di hadapan para pejabat, Fauzi turut menyoroti meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah.
Menurutnya, publik kini tidak hanya menilai hasil pembangunan, tetapi juga cara birokrasi bekerja dalam memberikan pelayanan.
"Publik sekarang semakin kritis. Karena itu, setiap keputusan dan tindakan pejabat harus bisa dipertanggungjawabkan serta benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat," tegasnya.
Menutup arahannya, Bupati Fauzi mengajak seluruh aparatur menjaga profesionalisme, memperkuat integritas, serta membuktikan kepercayaan yang diberikan melalui prestasi kerja dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Penulis : Alvian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak