Foto: CEO PT. Putri ID didampingi kuasa hukumnya saat menggelar jumpa pers
Foto: CEO PT. Putri ID didampingi kuasa hukumnya saat menggelar jumpa pers
MEMOonline.co.id, Sumenep- Niat baik PT. Putri ID dalam memperluas akses internet di Kecamatan Talango, Pulau Poteran, Sumenep, justru menjadi sasaran isu hoax di media sosial.
Hal ini terjadi setelah kabel wifi milik perusahaan tersebut putus dan menyebabkan kecelakaan tunggal yang dialami pasangan suami istri Ahmad Sayuthi (29) dan Izzatul Jannah (27), serta anak mereka Muhammad Abhizar Birru (3) di Desa Poteran, Senin (3/2/2025).
Kuasa Hukum PT. Putri ID, Kamarullah, menyatakan bahwa pihak perusahaan telah menunjukkan itikad baik dengan segera menemui korban, meminta maaf, dan bersedia menanggung biaya perbaikan kendaraan serta pengobatan.
"Kebetulan korban masih keluarga dekat pimpinan perusahaan. Begitu ada kejadian, kami langsung mendatangi mereka," ujar Kamarullah, Selasa (11/2/2025).
Namun, upaya penyelesaian secara kekeluargaan justru dipelintir dan disebarkan secara tidak benar di media sosial, termasuk di TikTok.
"Ini murni musibah. Kabel wifi putus akibat angin kencang, bukan karena kelalaian perusahaan. Sejak beroperasi di Talango pada 2021, baru kali ini terjadi insiden seperti ini," tegas Kamarullah.
Ia juga menegaskan bahwa jika korban tetap ingin menempuh jalur hukum, PT. Putri ID siap menghadapinya.
Selain itu, pihaknya juga akan melaporkan penyebar hoax yang menyudutkan perusahaan.
Ke depan, PT. Putri ID akan terus berupaya mencari solusi terbaik secara kekeluargaan, mengingat korban masih memiliki hubungan dekat dengan pimpinan perusahaan.
"Semoga ada itikad baik dari pihak korban untuk menerima solusi ini, karena perusahaan tetap berkomitmen memberikan tanggung jawab yang sesuai," pungkasnya.
Penulis : Alvian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak