Foto: Ilustrasi PLTS google
Foto: Ilustrasi PLTS google
MEMOonline.co.id, Sumenep- Warga Desa Saebus, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengeluhkan kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bantuan dari Pemerintah daerah, lantaran tidak sesuai harapan.
Bantuan PLTS yang diharapkan mampu menyuplai pasokan listrik kepada 2 ribu warga Saebus sehari semalam, ternyata hanya nyala 3 jam.
Oleh karenanya, warga merasa tidak puas dan meminta pemerintah mengkaji ulang bantuan PLTS di Desa Saebus, yang tidak sesuai harapan.
"PLTS ini diharapkan mampu menyuplai kebutuhan listrik selama 24 jam. Namun, kenyataannya hanya menyala 3 jam sehari semalam," ujar Inyoman Sudirman, salah satu warga desa setempat, Kamis (02/01/2025).
Menurutnya, kondisi tersebut membuat aktivitas warga terganggu, terutama pada malam hari.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk memperbaiki layanan listrik di desa mereka.
"Besar harapan kami kepada Pemerintah Daerah, segera mengambil cerdas, untuk memperbaiki layanan listrik di Desa kami, yang jauh dari harapan masyarakat," tukasnya.
Untuk diketahui, bantuan PLTS di Desa Saebus tersebut dikabarkan dimotori Dpmd kabupaten Sumenep melalui pihak ketiga.
Penulis : Ainur Rahman
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak