Diduga Panik Pacarnya Hamil, Seorang Mahasiswa di Bangkalan Nekat Bakar Pujaan Hatinya Dekat Rumah Kosong

Foto: pelaku saat Mapolres Bangkalan
2233
ad

MEMOonline.co.id, Bangkalan- Kasus pembakaran perempuan di Desa Banjar Kecamatan Galis, Bangkalan terus didalami polisi.

Terbaru, pelaku ditangkap saat kabur ke rumah orangtuanya usai membakar korban.

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya mengatakan pelaku yakni Moh Maulidi Al Izhaq (21) asal Desa Lantek Timur Kecamatan Galis, Bangkalan.

Sedangkan korban yakni EJ (20) asal Kabupaten Tulungagung yang merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian semester 5 Universitas Trunojoyo Madura (UTM).

"Pelaku saat ini masih kuliah di STIT Al Ibrohimy Bangkalan, sudah semester 7 jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI),"ujarnya, Senin (2/12).

Febri mengatakan, kejadian sadis itu bermula saat pelaku mengajak korban untuk mengugurkan kandungannya yang berusia 2 bulan.

Pelaku lalu mengajak korban ke sebuah tempat pijat kandungan di wilayah Galis, sekitar pukul 19.00 tadi malam (1/12).

Namun, sebelum tiba di tempat itu keduanya cekcok diatas motor.

Korban meminta pelaku bertanggungjawab dan mengancam akan melaporkan pelaku ke polisi.

"Menurut pelaku, korban ini hamil 2 bulan namun kami akan memastikan melalui pemeriksaan medis,"imbuhnya.

Pelaku yang gelap mata lalu memberhentikan laju motornya di sebuah tempat sepi bekas gudang pemotongan kayu di Desa Banjar Kecamatan Galis, Bangkalan.

Di tempat itu, pelaku lalu mengeluarkan goloknya.

"Jadi senjata tajam itu sudah dibawa oleh pelaku dari rumahnya, pengakuannya golok itu selalu dibawa untuk 'sekep' (jaga-jaga)," ungkapnya.

Usai mengeluarkan golok itu, pelaku langsung membacok badan korban.

Korban sempat lari namun pelaku membacok bagian kepala korban.

"Korban sempat melindungi kepalanya dengan tangan, namun pelaku kembali membacok hingga jari korban terputus,"terangnya.

Korban yang sudah tidak berdaya itu lalu jatuh ke tanah. Pelaku lalu menggorok leher korban hingga nyaris terputus.

Tak cukup sampai disitu, pelaku menyeret korban ke dekat gudang kosong itu lalu membakarnya.

"Pelaku membakar korban menggunakan bensin yang ia beli dari toko sekitar lokasi. Aksi itu dilakukan untuk menghilangkan barang bukti,"pungkasnya.

Namun kobaran api pembakaran korban diketahui warga setempat. warga lalu melaporkan kejadian itu ke polisi.

Penulis     :   Julianian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dalam upaya memperkuat sinergi antara tata kelola energi nasional dan kebijakan fiskal di daerah, SKK Migas Perwakilan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Sumenep berlangsung semarak dengan digelarnya Pawai Lampion,...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Usaha pengolahan kayu CV Surya Agro Mandiri yang beralamat di Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Polemik dugaan rangkap jabatan yang melibatkan Mursalin akhirnya memasuki babak baru....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan daerah yang...

Komentar