Disperkimhub Sumenep Alokasikan Rp 2,5 Miliar untuk Program RTLH 2024

Foto: Kepala Disperkimhub Kabupaten Sumenep, Yayak Nurwahydi
751
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan pendataan dan verifikasi terhadap sekitar 5.000 rumah tak layak huni (RTLH) di wilayahnya.

Langkah ini dilakukan agar program RTLH, yang merupakan prioritas Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH. MH., tepat sasaran.

Kepala Disperkimhub Sumenep, Yayak Nurwahydi, menyatakan bahwa pendataan dilakukan melalui camat dan kepala desa setempat.

Program RTLH ini bertujuan untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep dengan memastikan tidak ada lagi warga yang tinggal di rumah tak layak huni.

Pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar dari APBD untuk program RTLH, yang akan digunakan untuk memperbaiki atau merehabilitasi 128 unit rumah tak layak huni.

Selain itu, terdapat juga program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) yang turut mendukung upaya ini.

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar